Suara.com - Pelatih Barcelona Luis Enrique memastikan skuatnya akan tanpa beban untuk membalikkan ketertinggalannya melawan Juventus. Luis Enrique pun memastikan bahwa skuat hanya memiliki opsi yaitu menyerang untuk membalikkan kedudukan.
Barcelona kembali dihadapkan tugas yang berat untuk dapat lolos ke bebabak empat besar setelah tertinggal 0-3 dari Juventus di leg pertama pekan lalu. Kini Barcelona akan menjamu klub raksasa Italia ini di Camp Nou.
Kini, Barcelona pun mencoba dapat mengulangi mendapatkan keajaiban seperti saat mengalahkan Paris St Germain dengan agregat 6-5 di babak 16 besar. Luis Enrique oun tahu bahwa skuatnya membutuhkan lima gol untuk memastikan lolos ke semifinal.
Pelatih Barcelona pun meminta para suporternya untuk tidak meninggalkan Camp Nou hingga laga berakhir. "Kami tanpa beban. Kami hanya memiliki satu pilihan dan itu adalah untuk menyerang, menyerang dan terus menyerang," kata Luis Enrique.
"Kami membutuhkan tenang menghadapi PSG, tetapi juga pergi untuk itu. Kami memerlukan sedikitnya, hanya tiga gol, namun target kami adalah mencetak lima gol dalam kasus mereka juga mencetak gol."
"Kami harus efektif dan menekan mereka. Kami tahu apa yang harus kami lakukan dan bagaimana kami ingin melakukannya. Saya tidak ragu bahwa pada suatu saat kita akan mendekati agregat.
"Saya menyarankan para fans untuk tidak pergi di menit ke-80, kami melihat saat melawan PSG apa yang bisa terjadi. Bangkit melawan PSG memberikan alasan untuk optimis."
"Kami memiliki kesempatan lain untuk membuat sejarah. Kami akan memberikan segalanya hingga menit ke-95. Kami mencetak tiga gol dalam tiga menit, sehingga semuanya mungkin. Saya berharap itu akan menjadi malam spesial untuk semua orang yang terlibat." (Scoresway)
Baca Juga: Tahan Imbang Persipura, Pelatih Persegres: Ini Luar Biasa
Berita Terkait
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Tinjau Tenda Darurat di Sikka, Gibran Ditodong Bupati Beri Nama Bayi Korban Gempa yang Baru Lahir
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Peluang Emil Audero Gabung Juventus Semakin Tipis, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!
-
Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan
-
Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru
-
Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia
-
Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI
-
Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed