Suara.com - Melakoni laga kandang perdananya di Liga 1, kemenangan berhasil dibukukan oleh Bhayangkara FC. Menjamu Perseru Serui di Stadion Patriot, Bekasai, Kamis (20/4/2017), Bhayangkara FC menang tipis 2-1.
Bermain di depan publik sendiri, Bhayangkara FC tampil trengginas sejak bola digulirkan. Serangan demi serangan yang dilancarkan berhasil memaksa tim tamu bertahan di awal laga.
Memasuki menit 13, upaya keras tuan rumah membuahkan hasil. Lewat aksi Putu Gede, Bhayangkara FC mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Perseru mulai berani untuk keluar menyerang. Beberapa kali peluang didapatkan oleh Perseru, namun belum mampu meruntuhkan pertahanan tuan rumah.
Di menit 24, pemain Perseru Omar Zein nyaris menyeimbangkan kedudukan jika saja bola hasil tendangan jauhnya gagal diantisipasi penjaga gawang tuan rumah, Wahyu Tri Nugroho.
Memasuki menit ke-30 Bhayangkara FC kembali menguasai jalannya permainan. Operan satu dua yang diperagakan Evan Dimas dan rekan-rekannya berhasil membuat pemain perseru kesulitan.
Lepas dari kawalan pemain timnas U-22 itu berhadapan satu lawan satu dengan kiper Perseru. Namun sayang tendangan Evan masih bisa diantisipasi. Skor 1-0 untuk keunggulan Bhayangkara bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Bhayangkara FC mengambil inisiatif serangan lebih dahulu. Hingga menit ke-50 banyak peluang didapat oleh skuat Bhayangkara FC namun tidak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Memasuki menit 60, keberuntungan tuan rumah berubah. Lewat tandukkan keras Wahyu Subo Seto, Bhayangkara FC berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, Perseru mencoba mengejar ketertinggalan. Di menit 70, tim tamu akhirnya berhasil memangkas jarak lewat gol Ronald Mesido. Papan skor berubah 2-1.
Di sisa waktu pertandingan, tim tamu yang tidak ingin kehilangan poin di laga ini terus berupaya menyeimbangkan papan skor. Akan tetapi rapatnya barisan pertahanan Bhayangkara FC gagal ditembus hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan sang pengadil.
Skor 2-1 untuk kemenangan Bhayangkara FC tetap bertahan.
Susunan pemain:
Bhayangkara FC: Wahyu Tri Nugroho, Putu Gede Juni Antara, Indra Kahfi Ardhiyaksa, Muhammad Fachtu Rochman (Dani Saputra 64'), Otavio Dutra, Evan Dimas Darmono, Firman Utina (Dinan Yahdian Javier 80'), Lee Yoo-joon, Jajang Mulyana (Antoni Putro Nugroho 90'), Thiago Furtuoso (Dendy Sulistyawan 57'), Wahyu Subo Seto.
Perseru Serui: Sukasto Efendi, Boman Bi Irie Aime, Jhon Alex Wayoi, Mochammad Zaenuri, Tony Rooy Ayomi, Omar Zein Eddine (Fransiskus Mimpi 78'), Ronald Mesido, Septinus Alua, Alba Saves Serkadifat (Alba Savez 46'), Mariando Dio Unok Uropmabin (Irvan 68'), Silvio Escobar Benitez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan