Suara.com - Tim nasional U-22 Indonesia berhasil memenangi laga uji coba melawan Persita Tangerang dengan skor 2-1 di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Selasa (25/4/2017). Meski menang, penyerang Timnas U-22 Dendy Sulistyawan mengaku skuatnya masih banyak kekurangan.
"Kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan kali ini tapi masih banyak yang harus kami koreksi," kata Dendi seusai pertandingan di lapangan SPH Karawaci, Selasa (25/4/2017).
Pemain Bhayangkara FC itu mengatakan kekurangan timnya ada pada penyelesaian akhir. Para pemain masih sering kehilangan bola ketika sedang berada di depan gawang.
Dendi pun mengaku pelatih Timnas U-22 Luis Milla pun meminta kepada para pemain untuk melakukan pressing ketat dan tidak memberikan ruang gerak kepada musuh. Hal itupun sudah mulai diterapkan oleh Dendi dan kawan-kawan.
"Kami tadi bermain selama 45 menit dan kami sudah coba terapkan, beruntungnya kami terbagi menjadi dua tim, jadi kami bisa terus menekan," jelas Dendi.
Ini merupakan uji coba ketiga skuat Garuda. Itu setelah Evan Dimas dan kawan-kawan mengandalkan Myanmar dan Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
Bangladesh Belum Tentu Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Yunus Nusi: Masih Dinamis
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan