Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco mengatakan tidak akan memberikan pengawalan khusus kepada marquee player Madura United Peter Odemwingie saat kedua tim berduel di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (4/5/2017). Pasalnya pelatih asal Brasil menganggap semua pemain Madura United berbahaya.
"Semua sangat berbahaya dan memiliki kualitas. Odemwingie bagus, tapi tidak ada yang khusus. Pemain belakang yang dekat dengan dia harus marking dia," kata Teco di kawasan Halim Perdanakusuma, Selasa (2/5/2017).
Selain Odemwingie, Teco juga mewaspadai Slamet Nur Cahyo. Menurutnya, sang pemain memiliki kecepatan dan skill individu yang bisa membahayakan skuat kebanggaan Jakmania.
"Dia seorang playmaker. Saat melawan kita di laga uji coba lalu dia menunjukkan kualitasnya, skill individu yang baik dan juga shooting bagus. Kami harus menjaganya labuh baik ketimbang saat uji coba," jelasnya.
Pada laga melawan Madura United di Cilacap Cup 2017, Persija memang harus menelan kekalahan dengan skor 0-2. Slamet Nur Cahyo menjadi pencetak dua gol kemenangan Madura United pada 24 Maret 2017 lalu.
"Namanya, kan uji coba waktu itu. Sekarang kondisinya berbeda dan saat ini kami bermain di kandang," ujarnya.
"Kita bermain di rumah. Kami harus benar-benar fokus mendapatkan tiga poin," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut