Suara.com - Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera menyatakan, akan membawa sebanyak 20 guna menghadapi klub Sriwijaya FC pada laga lanjutan liga 1 Indonesia yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Sabtu (27/5).
"Ke-20 pemain yang akan kami boyong ke Palembang ini adalah pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim," kata Gomes di Pamekasan, Rabu malam.
Diantara ke-20 pemain tiga diantara merupakan pemain asing, yakni Fabiano Beltram, Boubacar Sanogo dan "marquee playar" Madura United Peter Osaze Odewingie.
"Kami sebenarnya memiliki empat pemain asing, tapi satu tidak bisa ikut, karena tidak dimainkan, yakni Dane Melovanovic," ujar Gomes.
Dane tidak bisa bermain karena kena sanksi bermain akibat akumulasi kartu kuning. Posisi Dane akan diganti pemain asing asal Pantai Gading yakni Boubacar Sanogo.
Bagi Madura United, Sriwijaya FC merupakan klub sepak bola yang sangat diperhitungkan.
Sebab, dalam beberapa kali pertandingan, klub berjuluk "Larkar Sape Kerrap" ini jarang memang.
Pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Madura United bahkan dua kali "terbantai" baik saat laga kandang maupun laga kandang.
Sriwijaya FC merupakan satu-satunya tim yang mampu berpesta gol ke gawang Madura United. Total 10 gol telah dilesakkan Sriwijaya di leg pertama dan kedua ISC.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Bangkalan 14 September 2016 misalnya, klub asuhan Gomes ini, kalah telak dengan skor 2-5 atas Sriwijaya FC.
Oleh sebab itu, pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang akan digelar 27 Mei 2017 nanti, Gomes bertekat akan membuat sejarah baru dengan klub asal Palembang itu. "Kami berhasil mematahkan rekor PS TNI sebagai klub tak terkalahkan, dan ini harus bisa juga untuk Sriwijaya FC," ungkap Gomes.
Pelatih asal Brazil ini lebih lanjut menjelaskan, pertemuan antara Madura United melawan Sriwijaya FC yang tidak pernah menang adalah cerita masa lalu. Kini Madura telah berbenah dan memiliki tim kompak dan mau bekerja keras untuk memenangkan pertandingan.
"Jadi cerita dulu dengan saat ini sudah beda," ucap Gomes.
Berikut nama-nama pemain yang akan diboyong ke Palembang untuk menghadapi Sriwijaya FC: 1. Hery Prastyo 2. Panggih Prio 3. Ramandika 4. Rendy siregar 5. Erianto 6. Fachrudin 7. Munhar 8. Fabiano Beltram 9. Guntur Ariyadi 10. Asep Berlian 11. Rizky Dwi 12. Slamet Nurcahyo 13. Fandy Eko Utomo 14. Boubacar Sanogo 15. Engelberd Sani 16. Greg Ngokolo 17. Peter Ozase Odemwingie 18. Bayu Gatra Sanggiawan 19. Elthon Maran 20. Saldy. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!