Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Perdana Menteri (WPM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi. [Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Hambalang, Bogor, pada Jumat, 18 September 2026.
  • Pemerintah Malaysia menawarkan bantuan penanganan kebakaran hutan di Kalimantan berupa satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel pemadam kebakaran.
  • Presiden Prabowo menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan bahwa masalah lingkungan hidup ini juga berdampak kepada negara tetangga.

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Malaysia membahas kerja sama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembahasan dilakukan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Perdana Menteri (WPM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.

Prabowo menerima kunjungan Zahid di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026).

“Beliau kawan lama, jadi beliau berkunjung ke saya dan kita bahas berbagai masalah, yang pertama dari pihak Malaysia menawarkan bantuan ingin ikut membantu kita untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan. Hal ini saya tanggapi dengan terima kasih, dengan gembira,” kata Prabowo, sebagaimana keterangan Sekretariat Presiden.

Prabowo mengatakan bantuan tersebut akan segera dikirimkan dalam waktu dekat. Malaysia akan mengerahkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 anggota tim pemadam kebakaran untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.

“Ini juga pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu, dan ini juga saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan menyeluruh, supaya tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, muncul lagi,” kata Prabowo.

Prabowo menilai dukungan dari negara-negara sahabat menunjukkan bahwa persoalan kebakaran hutan tidak hanya menjadi perhatian Indonesia.

Selain Malaysia, Indonesia juga telah menerima bantuan dari Jepang dan sejumlah negara lain yang menawarkan dukungan dalam penanganan karhutla.

“Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik,” ujar Prabowo.

Prabowo dan Zahid turut bertukar pandangan mengenai peluang kerja sama lain antara kedua negara, termasuk di bidang industri halal. Prabowo menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia.

“Jangan sampai kita, hal-hal yang mengganggu kita menjadi masalah yang dibesar-besarkan, Indonesia dan Malaysia adalah saudara, kita harus bekerja sama, kita harus pelihara hubungan yang sangat baik saya kira itu, terima kasih,” kata Prabowo.

Turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com