Suara.com - Asisten Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti mengatakan lima pemain senior yang ikut serta dalam dua uji coba diminta untuk datang lebih awal. Sebab, Bima ingin kelima pemain tersebut bisa cepat beradaptasi sebelum dimulainya laga uji coba perdana.
Pada uji coba pertama, skuat asuhan Luis Milla dijadwalkan akan menghadapi Kamboja pada 8 Juni 2017. Selanjutnya timnas Indonesia akan menghadapi Puerto Rico pada 13 Juni mendatang.
Lima pemain senior yang dipanggil oleh Milla adalah Kurnia Meiga, Fachrudin Aryanto, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, dan Irfan Bachdim. Kelima pemain itu merupakan langganan timnas sebelum-sebelumnya.
"Pelatih meminta tanggal 5 sudah berangkat, jadi tanggal 6 dan 7 ada waktu untuk latihan, lalu tanggal 8 sudah bisa bertanding. Inikan FIFA matchday harus menggunakan lima pemain senior," kata Bima kepada wartawan, Selasa (30/5/2017).
Bima menambahkan penunjukan lima permanen tersebut diminta langsung oleh Milla. Pelatih asal Spanyol tersebut melihat kemampuan pemain terpilih di kompetisi. Khusus untuk Lilipaly, Milla melihat performa sang pemain di Piala AFF 2016.
"Itu murni coach Milla yang memilih karena dia memantau langsung di kompetisi. Kalau Lilipaly melihat penampilannya di Piala AFF 2016," tambahnya.
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey