Suara.com - Pelatih Arema FC Aji Santoso tak ingin menyalahkan wasit atas kekalahan timnya dari Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (2/6/2017).
Namun, dia tetap meminta wasit Aprisman Aranda yang memimpin laga agar introspeksi diri. Soalnya, ada beberapa keputusan sang wasit di lapangan yang kontroversial.
"Saya tidak mau menyalahi wasit, cukup disayangkan saja. Walau banyak sekali yang dilakukan wasit kontroversial. Di menit-menit akhir Ismed handball. Kami minta kepada wasit introspeksi diri saja," kata Aji dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Kalah 0-2 dari Persija memperpanjang rekor kekalahan Arema dalam tiga pertandingan terakhir secara beruntun di Liga 1. Itu membuat tekanan mantan pelatih Timnas U-23 itu begitu tinggi. Namun, Aji mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Tekanan memang di mana-mana. Bagi saya tidak ada masalah. Ini sepakbola. Arema tidak pernah kalah, itu situasi. Tidak ada mitos. Ini sepakbola. Ini wajar," ucapnya.
"Intinya saya masih fight dengan kondisi tim seperti ini," katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus