Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri mengatakan pertandingan melawan timnas U-19 Republik Ceko di Turnamen Toulon 2017, Prancis, bagus untuk timnya.
Menurut Indra, laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Ceko itu memberikan pengalaman bertanding berharga bagi timnas U-19 yang usai Turnamen Toulon akan menjajal kompetisi Piala U-18 AFF dan kualifikasi Piala U-19 2018 Asia.
"Kami harus memperbanyak pertandingan dengan lawan-lawan yang levelnya di atas agar cara bermain timnas U-19 semakin teruji," kata Indra dikutip dari tim media Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Minggu.
Dia melanjutkan, Ceko pantas menang dari Indonesia karena memiliki fisik yang lebih kuat dan bisa memanfaatkan dua peluang hasil kesalahan Garuda muda.
Memang pada laga yang digelar di Stadion Parsemain itu, dua gol Ceko masing-masing melalui Roman Kasiar di menit ke-13 dan Ondreij Sasinka (78') terjadi karena bola pantulan dari tendangan pemain Indonesia yang sukses dicuri pemain Ceko.
"Namun kami pun berhasil membuat beberapa peluang, meski tidak bisa mencetak gol," tutur Indra.
Kekalahan dari Ceko membuat peluang Indonesia untuk lolos dari Grup C Turnamen Toulon 2017 praktis tertutup. Pasalnya, Indonesia dipastikan tidak bisa menjadi peringkat dua terbaik dari tiga grup yang bisa mendampingi tiga juara grup ke semifinal.
Di Grup C sendiri, dari pertandingan terkini, timnas U-20 Skotlandia berhasil menaklukkan skuat U-20 Brazil dengan skor 1-0.
Hasil itu membuat Ceko bertengger di puncak klasemen sementara dengan enam poin dari dua laga, disusul Skotlandia dan Brazil yang sama-sama berpoin tiga tetapi berbeda selisih gol, lalu terakhir Indonesia dengan nol poin.
Namun, meski di atas kertas sudah tidak berpengaruh lagi pada kelolosan Indonesia ke semifinal, para pemain timnas U-19 bertekad menampilkan permainan maksimal di partai terakhir versus Skotlandia pada Selasa (6/6) pukul 22.00 WIB.
"Kami fokus lawan Skotlandia, tetap semangat dan berjuang di laga itu agar bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya," kata penyerang timnas U-19 Egy Maulana Vikri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan