Suara.com - Sabtu (3/6/2017) waktu Prancis, tim nasional U-19 Indonesia akan melakoni laga keduanya di Turnamen Toulon. Setelah kalah tipis 1-0 dari Brasil di laga perdana, tim besutan Indra Sjafri akan menjajal kekuatan Republik Ceko di laga kedua.
Tidak ingin lagi kehilangan poin, pembenahan dilakukan oleh bekas pelatih Bali United. Salah satunya meningkatkan kesigapan dalam mengantisipasi permainan bola-bola atas para pemain Ceko, mengingat perbedaan postur tubuh kedua tim yang signifikan.
"Kondisi anak-anak, semua dalam keadaan baik dan siap tempur lawan Ceko. Sore ini waktu Prancis kami akan latihan lagi sebelum laga besok Sabtu. Ceko tim bagus, apalagi di laga perdana mereka menang. Yang perlu diwaspadai dari mereka adalah postur mereka yang tinggi, bola set pieces terutama corner kick," kata Indra Sjafri, Jumat (2/6/2017)
Meski mengaku sulit, Indra Sjafri mengaku yakin dengan tim asuhannya. Sebab, Egy Maulana dan kawan-kawan telah melakukan evaluasi setelah laga perdana dikalahkan oleh Brasil dengan skor tipis 0-1.
"Namun meski begitu kami harus optimis. Evaluasi di laga perdana telah kita lakukan, dan ini laga nanti sebagai pengalaman berharga bagi anak-anak jelang Piala AFF dan Kualifikasi Piala Asia nanti," tambahnya.
Sementara itu, pemain timnas U-19 Nurhidayat siap bekerja keras demi memenangkan timnya dan lolos ke babak selanjutnya. Hasil kemenangan bisa mempermudah Garuda Muda melenggang ke babak berikutnya.
"Lawan Ceko kami harus menang kalau ingin lolos ke babak selanjutnya. Kita tahu mereka tim kuat, namun kami harus percaya diri, yakin dan tampil semaksimal mungkin. Semoga kami dapat bermain oke dan dinaungi keberuntungan," ujar Nurhidayat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?