Suara.com - Tim Bali United dikalahkan tim tamu Bhayangkara FC dengan skor 1-3, dalam laga lanjutan Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Diptha, Gianyar, Bali, Jumat (9/6/2017) malam.
Tuan rumah tertinggal lebih awal pada babak pertama lewat gol cepat Bhayangkara yang diciptakan Paulo Sergio Moreira pada menit ke-2. Gol dari luar kotak penalti itu mengarah keras ke pojok kiri gawang Bali United, tanpa dapat ditepis penjaga gawang Made Wardana.
Unggul satu gol, Bhayangkara FC kembali mendapat peluang pada menit ke-6 melalui sepakan keras Evan Dimas. Namun, peluang emas itu masih melambung di atas mistar gawang Bali United.
Tertinggal satu gol, tuan rumah mencoba menekan pertahanan Bhayangkara FC, hingga sejumlah peluang sempat didapat. Peluang antara lain melalui sepakan Sylvano Comvalius pada menit ke-10 dan menit ke-12. Hanya saja, mereka ternyata masih belum mampu menyamakan kedudukan di babak pertama.
Pada babak kedua, tuan rumah tampil lebih agresif dengan memberikan tekanan ke jantung pertahanan Bahyangkara FC. Sejumlah peluang kembali tercipta, namun nyatanya masih sia-sia.
Tak mau mendapat tekanan begitu saja, Bhayangkara FC mengganti Ilham Udin dengan Thiago Dos Santos pada menit ke-65. Strategi yang dilakukan Simon McMenemy itu berbuah hasil, di mana Thiago Dos Santos kemudian mampu mencetak dua gol pada menit ke-70 dan ke-76.
Gol semata wayang Bali United sendiri baru bisa tercipta pada menit ke-91, melalui sundulan Sylvano Comvalius, buah dari umpan manis Felsianus Junius. Namun itu sudah telat, karena hingga wasit Rully Ruslin meniup peluit panjang, skor pun bertahan 1-3 untuk kemenangan Bhayangkara FC.
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengaku pertandingan kali ini berlangsung sangat ketat, namun senang karena timnya bermain bagus.
"Kami sangat senang dengan kemampuan para pemain yang mampu memenangkan laga kali ini," katanya, yang mengaku sudah mengenal gaya permainan Bali United.
"Kami melakukan persiapan ini sejak satu minggu sebelum melawan tim Bali United," katanya.
Sementara, Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, pun harus meminta maaf kepada pendukung timnya karena harus kalah di laga kali ini. Dia pun memastikan bahwa hasil ini akan menjadi evaluasi untuk timnya.
"Kehilangan empat pemain utama (Irfan Bachdim, Yabes Roni, Miftahul Hamdi dan Ricky Fajrin) yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia, sangat terasa bagi tim kami, karena (kami) tidak mampu memenangkan laga kali ini," kata Widodo. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib
-
Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa
-
Promo Khusus Nasabah BRI di RS Abdi Waluyo, Dapatkan Cashback Langsung!
-
Indonesia Respons Kecaman Korea Utara Soal Denuklirisasi
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Cara Dapat Cashback Instan Rp150 Ribu di tiket.com Pakai Kartu BRI
-
Manahumama, Ikhtiar Masyarakat Adat Bantik Merawat Ingatan Leluhur