Suara.com - Pertandingan Persija Jakarta melawan Persipura Jayapura pada 8 Juli kemungkinan besar tanpa penonton. Hal itu dikarenakan beberapa faktor kerusuhan yang sebelumnya sempat terjadi ketika Persija melakoni laga kandang.
Tim Macan Kemayoran sempat melakoni laga kandang tanpa penonton melawan Sriwijaya FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, beberapa waktu lalu. Hal tersebut guna memberi peringatan kepada oknum suporter agar tidak melakukan hal-hal semena-mena.
Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade menegaskan bahwa melawan Persipura di Stadion patriot, Bekasi, juga kemungkinan besar digelar tanpa penonton "Saya maunya pertandingan melawan Persipura nanti tanpa penonton," ujarnya.
Namun demikian, Gede bisa mengubah pikirannya tersebut jika penonton yang hadir untuk menyaksikan langsung laga kandang Persija mau mematuhi aturan yang berlaku.
Jika tidak, Gede akan memberikan sebuah ancaman kepada suporter tersebut. Ancaman tersebut berupa menggelar pertandingan Persija tanpa penonton selama satu musim.
"Kalau ada jaminan bahwa pada pertandingan melawan Persipura nanti tidak berbuat kerusuhan, saya akan menggelar pertandingan dengan penonton. Kalau ada rusuh lagi, saya akan evaluasi larangan tanpa penonton selamanya atau bermain di luar lagi," jelasnya.
Pria asal Surabaya itu ingin penonton umumnya oknum Jakmania yang nekad masuk stadion tanpa menggunakan tiket mengerti, apa yang diinginkan oleh Gede. Kerusakan akibat menjebol pagar atau pintu stadion dapat membuat Persija mengalami kerugian yang sangat besar.
"Kalian harus tahu, saya ini mau membuat Persija lebih baik, itu saya buatkan tiga layar lebar satu pertandingan saja harus mengeluarkan uang cukup mahal, tolong dimengerti," ujar Gede.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026