Suara.com - Jerman keluar sebagai juara Piala Konfederasi usai mempecundangi Timnas Chile 1-0 dalam laga final di Saint Petersburg Stadium, Rusia, Senin (3/7/2017) dini hari. Gelar juara Piala Konfederasi pertama bagi Jerman ini cukup mengejutkan. Pasalnya Der Panzer tak diperkuat sejumlah pemain kuncinya, sedangkan Chile melaju ke final dengan kekuatan penuh.
Babak pertama, Chile langsung tancap gas. Gemuruh pendukung La Roja yang memerahkan stadion mampu mendongkrak semangat para pemain hingga ke ubun-ubun.
Chile lebih banyak menyerang sejak awal. Berulang kali Arturo Vidal dan Charles Aranguiz mengobrak-abrik pertahanan Jerman.
Adalah Eduardo Vargas yang pertama kali mendapat peluang emas di menit 11. Sayang, kiper Jerman Marc-Andre ter Stegen masih terlalu tangguh untuk dipaksa menyerah saat laga masih muda.
Vidal, yang mendapat peluang berikutnya, juga gagal menaklukkan Stegen. Pun, bola muntahnya tak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Alexis Sanchez.
Justru Jerman yang kemudian mencetak gol, memanfaatkan kesalahan pemain belakang Chile, Marcelo Diaz. Adalah Lars Stindl, striker Borussia Monchengladbach, yang menorehkan namanya di papan skor, setelah menerima umpan terukur dari Timo Werner.
Tertinggal satu gol, Chile meningkatkan tekanan. Namun, kembali Jerman yang mendapat peluang melakukan serangan balik. Sayang, kerjasama apik Julian Draxler dan Goretzka belum bisa menaklukkan kiper Chile, Claudio Bravo. Skor satu nol bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Chile makin panas. Gempuran demi gempuran terus diarahkan ke gawang Jerman.
Peluang terbaik Chile nyaris diselesaikan dengan baik oleh Sanchez jika saja Ter Stegen gagal memblok tendangan kerasnya di 20 menit terakhir laga. Kualitas Stegen kembali teruji saat menyelamatkan gawang Jerman dari serangan Eduardo Vargas. Skor satu nol bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Sejak skuat Jerman yang berangkat ke Rusia untuk mengikuti ajang Piala Konfederasi diumumkan, kita memang tak melihat nama-nama pemain bintang seperti Mesut Ozil, Mats Hummel, Thomas Muller, Jerome Boateng, Toni Kroos, hingga Marco Reus. Malahan, dari ke-23 anggota skuat, banyak nama-nama baru, yang beberapa diantaranya bahkan belum pernah membela Jerman di ajang internasional, seperti Lars Stindl misalnya yang membukukan tiga gol di kompetisi ini.
Namun, dengan materi pemain "beraroma lapis dua" ini, Jerman sukses menembus final dan bahkan merebut gelar juara. (AFP)
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Atletico Madrid Vs Arsenal, Mikel Arteta: Saatnya Menunjukkan Betapa Hebatnya Kami
-
Jelang Duel, Bek Arsenal Puji Kualitas Julian Alvarez
-
Arsenal Favorit? Diego Simeone Kirim Ancaman ke The Gunners: Atletico Tak Takut
-
Arsenal ke Madrid Tanpa Tiga Bintang, Arteta Dipaksa Rombak Skuad Jelang Duel Lawan Atletico
-
Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Hadapi Piala AFF U-19 2026, Termasuk Matthew Baker
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
-
4 Pemain Persija Jakarta Dipanggil TC Timnas Indonesia, Ini Pesan Mauricio Souza
-
Bek Persib Akui Peluang Jadi Juara Super League 2025/2026 Sangat Berat
-
Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi
-
Bayern Munich Dilibas PSG 4-5, Wayne Rooney Kritik Pedas Harry Kane