- Wayne Rooney mengkritik Harry Kane karena memuji pertahanan Bayern Munich usai kekalahan 4-5 dari PSG di Liga Champions.
- Rooney menilai performa lini belakang kedua tim dalam laga sengit di Parc des Princes tersebut sangatlah buruk.
- Harry Kane berhasil memecahkan rekor gol Steven Gerrard dalam enam laga beruntun meski Bayern mengalami kekalahan dramatis tersebut.
Suara.com - Legenda Manchester United Wayne Rooney melontarkan kritik tajam kepada kapten timnas Inggris Harry Kane usai laga dramatis antara Bayern Munich vs PSG di semifinal Liga Champions.
Rooney menilai komentar Kane yang memuji lini belakang Bayern setelah kekalahan 4-5 justru tidak masuk akal.
Dalam laga leg pertama di Parc des Princes, Bayern harus menyerah 4-5 dari Paris Saint-Germain dalam duel sembilan gol yang berlangsung sengit.
Kane, yang mencetak gol pembuka lewat penalti, tetap memberi pujian kepada para bek Bayern usai pertandingan.
“Meski ada sembilan gol, ada banyak duel satu lawan satu yang luar biasa dari para bek,” kata Kane.
Namun Rooney tak sepakat dengan penilaian mantan rekan setimnya di timnas Inggris itu. Menurutnya, pertahanan kedua tim justru tampil buruk sepanjang laga.
“Saya suka Harry Kane, tapi tidak mungkin dia memuji para beknya setelah pertandingan seperti itu,” kata Rooney dilansir dari Dailymail.
“Pertahanan kedua tim malam ini sangat buruk. Mungkin dia hanya ingin memberi mereka kepercayaan diri untuk leg kedua.”
Meski kalah, Kane tetap mencatat prestasi pribadi dengan memecahkan rekor Steven Gerrard setelah mencetak gol dalam enam laga Liga Champions secara beruntun.
Baca Juga: Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
Kane juga berperan penting dalam kebangkitan Bayern yang sempat tertinggal tiga gol sebelum memperkecil selisih.
Leg kedua akan digelar pekan depan di Allianz Arena, saat Bayern berusaha membalikkan agregat demi menjaga asa ke final Liga Champions.
Berita Terkait
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Atletico Madrid vs Arsenal, Diego Simeone Pantang Tertekan Lawan Tim Unggulan
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan