Suara.com - Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi menegaskan, tidak ada rekayasa dalam pemilihan Ratu Tisha Destria sebagai Sekretaris Jenderal yang baru. Menurut Edy, pemilihan Tisha sebagai sekjen sudah sesuai dengan statuta PSSI.
Ratu Tisha terpilih sebagai Sekjen pada Jumat (7/7/2017) melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Tisha mengalahkan 32 calon kandidat lainya yang melamar sebagai Sekjen.
“Mau rekayasa atau tidak, statuta menyatakan, sekjen adalah hak prerogatif Ketum PSSI. Status itu merupakan wewenang saya,” ujar Edy kepada wartawan, Sabtu (8/7/2017).
“Kami telah mencari pemuda dan pemudi terbaik untuk posisi sekjen. Insya Allah, 5 atau 10 tahun ke depan, sekjen akan menjadi Ketum PSSI,” harapnya.
Pria yang menjabat sebagai Pangkostrad itu mengatakan, Tisha telah melawati berbagai macam tes. Berdasarkan hasil tes tersebut, wanita yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru itu mendapatkan nilai tertinggi.
“Tisha sudah melewati beberapa tahapan. Intelektual, psikologi, kesehatan, dan wawancara dengan Exco. Dia memang cocok jadi Sekjen PSSI,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan