- Pemerintah Kota Surakarta bersama instansi terkait meluncurkan 85 perangkat QRIS Pocket di empat ruas jalan Kota Solo.
- Perangkat pembayaran digital portabel tersebut bertujuan mendukung transformasi tata kelola perparkiran serta pencatatan transaksi yang lebih transparan.
- Masyarakat dapat memanfaatkan tiga metode pembayaran QRIS yang tersedia tanpa menghapuskan pilihan pembayaran secara tunai.
Suara.com - Membayar parkir kini tak selalu harus menyiapkan uang tunai. Di Kota Solo, juru parkir mulai menggunakan perangkat pembayaran digital yang memungkinkan masyarakat membayar dengan QRIS langsung di lokasi.
Sebanyak 85 perangkat QRIS Pocket mulai digunakan di empat ruas jalan, yakni Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr. Rajiman.
Program ini merupakan kolaborasi Netzme bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta untuk mendorong digitalisasi pembayaran sekaligus pencatatan transaksi parkir.
Pembayaran tunai tetap tersedia, sementara QRIS menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin bertransaksi tanpa uang fisik.
Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto mengatakan, pembayaran digital bagi juru parkir menjadi bagian dari transformasi tata kelola perparkiran di Kota Solo.
Penggunaan QRIS, kata dia, diharapkan memudahkan transaksi sekaligus mendukung transparansi pencatatan pemasukan dan pembagian hasil parkir.
Satu Perangkat, Tiga Metode QRIS
Dari sisi teknologi, QRIS Pocket merupakan perangkat pembayaran portabel yang dirancang untuk digunakan langsung di lokasi parkir.
Perangkat ini mendukung QRIS MPM (Merchant Presented Mode), QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM (Customer Presented Mode).
Melalui MPM, pengguna memindai kode QR pada perangkat. QRIS TAP memungkinkan pembayaran dengan mendekatkan perangkat yang kompatibel menggunakan NFC, sedangkan CPM memungkinkan pengguna memindai kode QR pembayaran melalui aplikasi yang mendukungnya.
Ketersediaan setiap metode bergantung pada fitur yang diaktifkan serta dukungan aplikasi dan perangkat pengguna.
Transaksi Parkir Tercatat Digital
Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme, Pribadie Utomo mengatakan, bentuk QRIS Pocket yang ringkas dan dukungan berbagai metode pembayaran sesuai dengan kebutuhan layanan parkir yang memiliki mobilitas tinggi.
“QRIS Pocket merupakan salah satu inovasi terbaru Netzme yang kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi, seperti layanan parkir,” ujar Pribadie dalam keterangan resminya, Sabtu (19/9/2026).
Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan, dia menjelaskan, pihaknya berharap teknologi ini dapat mendukung digitalisasi pembayaran parkir sekaligus memperluas penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari masyarakat
Penyerahan simbolis 85 perangkat dilakukan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta dalam rangkaian Dishub Fun Run untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional.
Selain memudahkan pembayaran, transaksi melalui QRIS menghasilkan pencatatan digital yang diharapkan dapat mendukung tata kelola parkir lebih transparan.
Dengan penerapan ini, aktivitas parkir yang selama ini lekat dengan pembayaran tunai mulai masuk ke ekosistem transaksi digital, tanpa menghilangkan pilihan pembayaran secara tunai bagi masyarakat.