Suara.com - Pemain Manchester United sekaligus mantan kapten timnas Inggris, Wayne Rooney, bergabung kembali dengan klub masa kecilnya Everton, pada Minggu (9/7/2017), setelah 13 tahun bertabur trofi di Old Trafford. Everton mengontrak Rooney selama dua tahun. Namun demikian belum dikonfirmasi berapa besar nilai transfer Rooney dari United ke Everton.
Rooney menyampaikan kegembirannya dapat kembali ke klub di awal kariernya tersebut. "(Memenangi trofi-trofi dengan Everton) akan menjadi puncak," kata Rooney.
"Saya benar-benar merasa bahwa kini klub bergerak ke arah yang tepat, memasukkan pemain-pemain berkaliber. Saya ingin menjadi bagian dari hal itu dan mudah-mudahan bagian dari tim Everton yang sukses."
"Merupakan perasaan hebat untuk kembali ke sini. Saya sangat gembira, saya tidak sabar untuk bertemu para pemain, berada di lapangan latihan dan kemudian berada di lapangan untuk bermain. Saya senang luar biasa. Saya tidak sabar untuk kembali bermain."
Nama Rooney meroket di panggung Liga Inggris ketika mencetak gol penentu kemenangan untuk Everton kontraa Arsenal saat masih berusia 16 tahun. Rooney pindah ke United dua tahun kemudian untuk biaya transfer yang dilaporkan media Inggris sebesar 25 juta pound.
Mengukir trigol pada debutnya di United saat melawan Everton di Liga Champions, Rooney telah memainkan lebih dari 550 pertandingan untuk klub itu, mengoleksi 253 gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, melampaui rekor pemain legendaris Bobby Charlton.
Debut untuk Inggris Debut Rooney untuk Inggris terjadi saat timnas masih diarsiteki Sven-Goran Eriksson, saat ia masih berusia 17 tahun, dan ia menjadi pemain tersubur untuk negaranya dengan 54 gol dan pemain non-kiper dengan jumlah penampilan terbanyak yakni 119 pertandingan.
Di United ia telah memenangi Liga Champions, lima gelar Liga Inggris, dan Piala FA, serta menjadi Pemain Terbaik Liga Inggris pada 2010.
Namun pada musim lalu ia tidak banyak mencatatkan penampilan ketika ia tidak lagi menjadi sosok yang otomatis masuk tim inti di bawah asuhan manajer Jose Mourinho, dan kehilangan posisinya di timnas Inggris.
"Bukan rahasia bahwa saya telah lama mengagumi Wayne," kata Mourinho di situs resmi United (www.manutd.com). "Ia merupakan model profesional sepanjang waktunya di klub dan akan tetap berada di buku sejarah untuk tahun-tahun mendatang." "Tidak pernah mudah untuk melihat pemain-pemain hebat hanya sedikit bermain sepak bola dibanding ia semestinya, dan saya tidak dapat menghalanginya ketika ia meminta untuk kembali ke Everton." Kontribusi nyata Manajer Everton Ronald Koeman meyakini Rooney dapat memberikan kontribusi nyata kepada klub Merseyside itu musim depan.
"Ia mencintai Everton dan ia sangat ingin kembali," kata pria asal Belanda itu. "Ia baru berusia 31 tahun dan saya tidak ragu mengenai kualitas-kualitasnya. Merupakan hal fantastis ia ada di sini." Dengan biaya transfer yang telah disepakati antara Everton dan United untuk penyerang Belgia Romelu Lukaku untuk pindah ke arah sebaliknya, sudah terbuka jalan bagi Rooney untuk meninggalkan Old Trafford setelah 13 tahun.
Rooney mencatatkan 77 penampilan untuk Everton dan mencetak 17 gol antara 2002 sampai 2004, ketika ia pindah untuk bergabung dengan United.
Ketika sang penyerang terlihat di lapangan latihan Everton pada Sabtu untuk menjalani pemeriksaan medis, para penggemar "The Toffees" menyambut kembalinya sang pemain yang pertama kali bergabung dengan klub pada usia sembilan tahun.
Rooney dilaporkan mendapat pemotongan gaji yang besar untuk kembali ke Everton, yang telah melakukan banyak perekrutan di bawah asuhan Koeman dan dukungan keuangan Farhad Moshiri, pengusaha Britania-Iran, setelah finis di peringkat ketujuh di liga musim lalu.
Mereka telah membeli kiper muda Inggris Jordan Pickford dari Sunderland dan bek tengah Burnley Michael Keane, plus gelandang Belanda Davy Klaasen dari Ajax Amsterdam, serta total telah menghabiskan hampir 90 juta pound. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah