Suara.com - Setelah dikalahkan Thailand di pertandingan sebelumnya, kenyataan pahit harus diterima pelatih tim nasional U-16, Fakhri Husaini. Melakoni laga ketiganya di fase Grup A Piala AFF U-15, Garuda Asia dibantai Australia dengan skor 7-3.
Menanggapi kekalahan memalukan tersebut, Fakhri menyebut jika lini belakang timnya lengah dan kurang kompak.
"Taktik kita untuk mencuri poin dan gol diawal pertandingan cukup berhasil tapi tidak diimbangi dengan kekompakan sehingga tim kami mengalami kesulitan dalam bertahan, pemain tengah kami juga tidak berjalan dengan baik, pemain belakang juga saya kira kurang maksimal. Baiknya kinerja lini depan tidak diimbangi dengan pemain belakang kami," kata Fakhri usai pertandingan.
Fakhri mengatakan bakal mengevaluasi permainan timnya. Pasalnya, masih ada dua laga tersisa di fase grup yang harus dilakoni skuat Garuda Asia. Yaitu menghadapi Laos dan Singapura.
"Bagaimanapun juga saya tetap apresiasi kinerja tim kami yang terus bermain tanpa kenal lelah. Kami akan tetap evaluasi dan perbaiki kinerja tim di dua sisa pertandingan nanti," tambahnya.
Sementara itu, pemain Timnas U-16 Amiruddin Bagus mengaku sedih atas kekalahan timnya dari Australia. Namun, pemain yang membukukan hattrick ke gawang Australia, mengaku bakal berjuang lebih keras di dua laga tersisa.
"Kami kalah, itu yang membuat saya sedih. Teman-teman juga. Meski begitu saya bisa mencetak tiga gol, tapi belum dapat membantu tim membawa kemenangan. Kami tetap akan memberikan permainan terbaik kami di sisa pertandingan nanti. Saya dan teman-teman sudah berjanji," ujar Bagus.
Kalah untuk kedua kalinya, Indonesia yang baru mengantongi satu poin, hasil imbang di laga perdana kontra Myanmar, tertahan di posisi lima klasemen sementara Grup A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman
-
KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008
-
3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal
-
Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna
-
Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah
-
Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?
-
Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal