Suara.com - Klub La Liga Spanyol, Espanyol, mulus jalankan tur pramusimnya di Indonesia. Lakoni dua laga persahabatan di tanah air, anak asuh Quique Sanchez Flores itu pulang bawa kemenangan.
Pertama, saat menang 4-2 atas tim nasional Indonesia U-19 yang diasuh Indra Sjafri, Jumat (14/7/2017).
Terakhir adalah, Rabu (19/7/2017) malam, kala menghadapi tim kesayangan masyarakat Jakarta, Persija Jakarta.
Tanpa ampun, Esteban Granero dan kawan-kawan melumat anak asuh Stefano Cugurra Teco tujuh gol tanpa balas.
Usai pertandingan tersebut, Quique menyebut hasil tur pramusim di Indonesia sangat berarti sebagai persiapan jelang mengikuti kompetisi La Liga Spanyol 2017/18.
Pelatih yang telah wara-wiri menangani sejumlah klub, diantaranya Atletico Madrid, Benfica, dan Valencia, mengungkapkan targetnya di musim yang baru nanti.
"Target kami hanya menjadi yang lebih baik di musim depan," kata Quique, 52 tahun.
Musim lalu, Espanyol menempati urutan kedelapan klasemen akhir La Liga, dengan catatan 15 kali menang, 11 seri, dan 12 kali kalah.
Baca Juga: Prestasi Menurun, Morata Terkena 'Kutukan' di Madrid, Benarkah?
Seperti klub-klub pada umumnya, menghadapi bergulirnya musim baru, Quique berharap ada pemain anyar yang didatangkan ke Espanyol.
Tidak hanya mendatangkan pemain, mantan pemain Real Madrid itu pun bakal mempromosikan beberapa pemain muda Espanyol B yang memiliki potensi.
"Tentu target kami juga mencari beberapa pemain baru. Kami akan mencari pemain yang tentunya baik untuk tim ini," jelas Quique.
Tag
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey