Suara.com - Caretaker pelatih Persib, Herry Setyawan menyebut gagalnya Maung Bandung meraih tiga poin saat melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, akibat kurang beruntung.
"Disini kita sudah menguasai jalannya pertandingan sesuai dengan janji saya. (Hasil) ini kita belum beruntung walaupun kita sudah mendominasi pertandingan," ujar Herry saat menggelar press conference di Stadion GBLA, Sabtu malam.
Meski begitu, ia mensyukuri perolehan satu poin yang didapat anak asuhnya yang telah bermain pantang menyerah hingga peluit akhir dibunyikan wasit.
"Salut buat para pemain yang main dengan dedikasi tinggi, ini kita belum beruntung," kata dia.
Ia pun mengakui, pada babak pertama lini tengah Persib selalu kalah dalam berduel. Otomatis, Maung Bandung mengandalkan kecepatan dan serangan dari sayap-sayap mereka.
Namun saat Persija harus kehilangan satu pemainnya pada babak kedua, klub kebanggan masyarakat Sunda ini dapat menguasai lini tengah yang menjadi area penting untuk bisa menguasai pertandingan.
"Kita ada gap di sana (lini tengah) kita akui, itu jadi bahan evaluasi saya. Tapi saya bilang kita harus menang di lini tengah," kata dia.
Di tempat yang sama, gelandang bertahan Kim Jefrey Kurniawan mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh.
"Saya pikir kita semua agak kecewa, karena kalau kita lihat pertandingan tadi seharusnya kita harus menang," katanya.
Menurutnya, salah satu faktor yang membuat Persib gagal meraih kemenangan yakni gemilangnya penampilan Andritany di bawah mistar gawang Persija.
"Andritany punya hari luar biasa. Beberapa bola yang saya pikir masuk, masih bisa di ambil, jadi sangat disayangkan kita hilang dua poin di sini," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci