Suara.com - Careteker pelatih Borneo FC Ricky Nelson tidak hanya berharap anak asuhnya meraih hasil sempurna atas PS TNI pada lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2017, namun ia berharap tim besutannya bisa menang telak.
Oleh sebab itu Ricky Nelson menuntut barisan penyerang tim berjuluk "Pesut Etam" itu tampil lebih garang sehingga bisa mencetak banyak gol pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/8/2017).
"Pemain harus lebih produktif untuk mencetak gol, karena ini menjadi momen kebangkitan tim Borneo, utamanya untuk membalas kekalahan sebelumnya di laga kandang," jelasnya di Samarinda, Sabtu.
Ia mengevaluasi pada dua laga terakhir Lerbi Eliandri dan kawan-kawan gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Hal itu dinilainya turut berdampak pada hasil minor yang diraih tim Pesut Etam hingga pekan ke 18, yakni masih berada di peringkat 15 klasemen.
"Pemain harus bekerja keras lagi dan paling penting bisa bertanggung jawab untuk membuat gol khususnya untuk pemain depan," katanya.
Ia mengakui bahwa pada dua laga terakhir sebenarnya Ia telah memasang komposisi lini dan yang berbeda.
Namun sayangnya, strategi itu belum membuahkan hasil, karena faktanya barisan depan belum mampu menghasilkan gol dan poin bagi Borneo FC.
Khusus menghadapi PS TNI, ia mengaku telah mempertajam finishing anak asuhnya dalam latihan terakhir.
Ia yakin Lerby Eliandry, Terens Puhiri, Jefri Kurniawan, dan Sultan Samma bisa mengakhiri paceklik gol.
"Hampir dua hari ini latihan banyak finishing mempertajam kembali naluri mencetak gol pemain depan. Bangkitkan lagi mentalnya. kami tahu, hujatan datang dari sana-sini ketika tidak bisa mencetak gol, tapi kami ingin bangkit besok," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial