Suara.com - Neymar mengkritik manajemen klub Barcelona setelah dia membawa Paris St Germain mengalahkan Toulouse 6-2. Neymar mengatakan bahwa mantan klubnya tersebut seharusnya bisa mendapatkan yang lebih baik.
Neymar meninggalkan Barca bergabung dengan PSG dengan nilai 222 juta euro dan membuatnya menjadi pemain termahal dunia. Ia memutuskan tetap meninggalkan Camp Nou meski setahun sebelumnya telah setuju untuk diperpanjang kontraknya di Barca.
Rekan setimnya di Barca, termasuk Gerard Pique mencoba meyakinkan dia untuk tetap di Camp Nou namun usahanya gagal. Neymar pun tetap keputusannya menyambut tawaran PSG setelah merasa ada yang kurang dalam manajemen Barca yang saat ini dipimpin Josep Maria Bartomeu.
"Saat saya datang, segalanya berjalan dengan baik namun kemudian.. .di Barcelona, ada para direktur yang seharusnya tidak di sana. Saya sangat sedih," kritik Neymar yang menyumbangkan dua gol dan dua assists bagi kemenangan PSG 6-2 atas Toulouse.
"Saya memiliki empat tahun yang sangat bahagia di sana, tapi Barca pantas mendapat yang lebih baik ketimbang ini. Saya memiliki banyak teman di sana," sambungnya. Saya berharap segalanya berjalan lebih baik untuk Barca dan mereka menjadi tim yang kompetitif lagi." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum