Suara.com - PSSI secara mengejutkan menghapuskan regulasi pemain U-23 untuk kompetisi Liga 1 2017. Penghapusan regulasi tersebut secara resmi akan diperlakukan pada 1 September 2017 hingga akhir musim Liga 1.
Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono memastikan regulasi tersebut akan dihapuskan. Kepastian itu dilakukan setelah PSSI melakukan pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan perwakilan klub.
"Jadi, klub diberikan kebebasan untuk memainkan pemain yang ada nantinya," kata Joko Driyono di Jakarta, Kamis (31/8/2017).
"Klub telah melakukan evaluasi dengan PT LIB pada tiga Minggu lalu. Intinya, dalam pertemuan itu setiap klub ingin fokus untuk menggunakan skuat terbaik mereka. Karena tidak ada proses untuk perekrutan pemain," tambahnya.
Pada awal kompetisi Liga 1, PSSI dan PT LIB mewajibkan setiap klub memainkan tiga pemain selama 45 menit dalam satu pertandingan. Sebagai gantinya, setiap klub boleh melakukan pergantian sebanyak lima pemain.
Namun, regulasi U-23 sempat ditangguhkan karena adanya SEA Games 2017. Sebab, sebagian pemain U-23 yang dimiliki klub harus memperkuat Timnas U-22 di SEA Games 2017.
PSSI pun telah mengeluarkan surat nomor 2312/UDN/12393/VII-2017 yang ditujukan kepada PT LIB terkait pencabutan regulasi itu. Terkait perubahan tersebut, pergantian pemain pun kembali seperti semula menjadi tiga pemain.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan