Suara.com - Klub papan atas Ligue 1, PSG, kembali menjadi sorotan. Raksasa Liga Prancis itu kini tengah berhadapan dengan UEFA menyusul pembelian Neymar dari Barcelona.
Seperti diketahui, PSG menebus Neymar dari Barcelona dengan nilai 222 juta euro atau lebih dari Rp3,4 triliun. Nilai transfer yang menjadikan Neymar sebagai pemain termahal di dunia saat ini.
Menyusul pembelian Neymar, La Liga merasa PSG telah berlaku sewenang-wenang lantaran kemampuan financial mereka. La Liga pun mengadukan hal itu kepada UEFA.
Pengaduan La Liga langsung ditanggapi UEFA dan telah melakukan penyelidikan soal kemungkinan terjadinya pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) yang berlaku.
Menanggapi hal itu, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi mengaku tidak khawatir. Bahkan Al-Khelaifi akan menyambut kedatangan perwakilan UEFA yang menyelidiki kasus tersebut.
"Kami sangat yakin. UEFA bola melakukan apa saja, karena tidak ada yang kami sembunyikan," kata AL-Khelaifi.
"Kami akan menyambut dengan senang kedatangan UEFA ke kantor kami. Kami sangat transparan," tambahnya seperti dikutip Soccerway.
Selain Neymar, PSG belum lama ini juga berhasil memboyong Kylian Mbappe dari AS Monaco. Pemain muda tim nasional Prancis itu dipinjam selama satu tahun dengan biaya yang cukup mencengangkan, yaitu 180 juta euro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR