Suara.com - Pelatih Mitra Kukar Yudi Suryata mengaku sudah memiliki cara untuk bisa mengalahkan Persija Jakarta. Kedua tim bakal berjumpa dalam laga lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (8/9/2017).
Yudi mengatakan salah satu untuk bisa mengalahkan Persija yakni dengan mematikan pergerakan Ismed Sofyan. Meski dianggap sudah cukup tua, kapten Persija itu sangat membahayakan jika dibiarkan lepas.
Namun, Yudi enggan membocorkan bagaimana cara mengantisipasi pergerakan pemain yang identik dengan nomor 14 itu.
"Persija yang saya ikuti ada beberapa pemain senior. Tapi, Ismed Sofyan udah berusia, ada kiat-kiat khusus menghadapi Ismed. Kalau kita bermain taktis lawan Ismed, otomatis pemain kita akan kalah. Bagaimana cara mengatasinya? Rahasia pelatih," kata Yudi dalam jumpa jelang pertandingan, Kamis (7/9/2017).
Tidak hanya itu, Yudi juga mewaspadai pemain-pemain asing Macan Kemayoran. Ditambahkannya, pemain asing Persija sangat membahayakan lini belakang Naga Mekes.
Terlebih, jika tim asuhan Stefano Cugurra Teco mendapatkan servis bola mati. Pemain-pemain Mitra Kukar diminta kerja keras mengantisipasi bola mati pemain Persija.
"Pemain asing mereka juga sering naik saat set piece dan tentunya perlu dijaga. Striker Mitra Kukar kita minta turun kalau Persija dapat corner kick. Agar pemain asing Persija tidak leluasa memanfaatkan bola mati," jelasnya.
Lebih jauh, Yudi mengatakan kehadirannya di Mitra Kukar untuk menilai pemain yang memiliki kualitas. Jika dirasa punya kemampuan sang pemain bakal dipertahankan untuk musim depan.
"Diharapkan kualitas pemain bagus. Mereka akan jadi suatu rekomendasi manajemen untuk dipertahankan. Bisa jadi referensi untuk musim depan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia