-
Persija Jakarta memberikan dukungan moral penuh kepada Shin Tae-yong usai mendapat sindiran lawan.
-
Shin Tae-yong membawa Persija meraih tiga kemenangan beruntun di awal kompetisi Super League.
-
Java United terpuruk di papan bawah akibat tren kekalahan dan sanksi pengurangan poin.
Suara.com - Persija Jakarta memberikan dukungan kepada pelatih Shin Tae-yong di tengah polemik yang muncul setelah pertandingan kontra Java United pada lanjutan Super League 2026/2027. Sebelumnya, sosok asal Korea Selatan itu disebut hanya seorang pendatang oleh direktur teknik (dirtek) tim lawan.
Dukungan tersebut disampaikan Persija melalui unggahan di akun Instagram resmi klub pada Selasa (22/9/2026).
Unggahan itu muncul setelah beredar video yang diduga memperlihatkan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal, melontarkan ucapan 'kamu di sini pendatang' kepada Shin Tae-yong.
Persija kemudian memberikan respons dengan mengunggah pesan dukungan untuk pelatih asal Korea Selatan tersebut. Tim kesayangan Jakmania itu meyakinkan bahwa Macan Kemayoran adalah rumahnya.
“Teruskan coach, ini rumahmu,” tulis Persija dalam unggahan tersebut.
Shin Tae-yong mengawali kiprahnya sebagai pelatih Persija dengan hasil positif. Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Macan Kemayoran berhasil menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.
Persija lebih dulu mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0 pada pertandingan pembuka Super League 2026/2027. Hasil tersebut cukup penting mengingat Borneo FC merupakan runner-up Super League musim 2025/2026.
Setelah itu, Persija menghadapi rival klasiknya, Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 12 September 2026.
Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Persija 2-1. Macan Kemayoran kemudian melanjutkan tren positif ketika menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 19 September 2026.
Persija kembali meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut membuat tim besutan Shin Tae-yong mengawali kompetisi dengan tiga kemenangan beruntun.
Situasi berbeda dialami Java United. Klub yang sebelumnya bernama Malut United tersebut belum mampu meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/2027.
Java United mengawali musim dengan hasil imbang melawan Garudayaksa. Setelah itu, mereka menelan kekalahan 2-3 dari Persita dan kalah 0-1 dari Persija.
Rentetan hasil tersebut membuat Java United kini berada di peringkat ke-17 dengan minus satu poin.
Java United memang mengawali kompetisi dengan pengurangan dua poin dari I.League. Sanksi tersebut berkaitan dengan regulasi Club Licensing setelah klub melakukan perubahan home base ke Semarang.
Sebelumnya, Java United menggunakan nama Malut United dan bermarkas di Ternate, Maluku Utara.