Suara.com - Pelatih Chelsea, Antonio Conte, melontarkan pernyataan kontroversial yang dianggap merendahkan kualitas pelatih-pelatih berkebangsaan Inggris.
Pernyataan tersebut diutarakan Conte ketika diwawancarai radio Anch’io Sport belum lama ini. Kala itu, ia diberi pertanyaan mengenai kesuksesan banyak pelatih asal Italia di pentas sepak bola Eropa.
Conte lantas membeberkan kehebatan ilmu kepelatihan dan manajerial yang dikuasai pelatih-pelatih asal Italia.
Namun, setelahnya, Conte lantas membandingkan hal tersebut dengan kualitas pelatih-pelatih asal Inggris.
“Jadi, apakah kami (pelatih-pelatih asal Italia) lebih baik dan lebih hebat daripada pelatih Inggris? Yah, praktis tak banyak manajer Inggris di Liga Primer Inggris,” tukasnya.
Conte memang memunyai catatan gemilang. Pelatih berusia 48 tahun itu sukses memberikan tiga gelar juara Serie A secara beruntun kepada Juventus. Tak hanya itu, Ia juga bisa membawa tim nasional Italia ke babak perempat final Euro 2016.
Sementara di Inggris, Conte mampu membawa Chelsea menjadi kampiun pada musim pertamanya melatih, yakni 2016/2017.
Baca Juga: Sidang Praperadilan Novanto, KPK Siap Hadirkan 2 Ahli
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan