Suara.com - Pelatih Tim Spanyol Julen Lopetegui memuji respon positif Gerard Pique terhadap kritikan yang datang dari fansnya sendiri. Pique memang telah menjadi sasaran cemoohan dari para fans Spanyol saat bek Barcelona ini berlatih bersama timnas Spanyol.
Pique memang cukup vokal dan merupakan pendukung kemerdekaan Catalunya. Ia juga adalah satu dari jutaan orang yang ikut berpartisipasi dalam refrendum kemerdekaan Catalunya dari Spanyol pada hari Minggu kemarin.
Namun, pemerintah Spanyol menyatakan bahwa voting tersebut ilegal dan memerintahkan pihak keamanan untuk mengantisipasinya. Suasana panas politi tersebut telah berimbas ke sepak bola dimana Pique mendapatkan cemoohan saat datang berlatih dengan timnas Spanyol.
Pelatih Lopetegui terpaksa untuk mengakhiri sesi latihan Spanyol pada hari Senin lebih awal setelah para suporter berulang kali mencemooh Pique, menuntutnya untuk mengundurkan diri dari timnas Spanyol.
Namun, Lopetegui memuji sikap Pique yang tetap tenang merespon kritikan dari para suporter dan tetap giat berlatih dengannya. "Perilaku Gerard sangat luar biasa," kata Lopetegui kepada Cadena COPE.
"Saya ingin melihat bagaimana keadaannya, saya melihat dia termotivasi dan antusias. Dia baik dan bersemangat, jika tidak seperti dia tidak akan bersama saya."
"Ini akan menjadi kesalahan untuk berlatih di balik pintu tertutup. Suporter memiliki hak untuk mengekspresikan diri. Saya tahu situasinya tidak menyenangkan, tapi saya meminta sedikit alasan dan kesadarannya kepada orang lain," tukas Lopetegui
Sementara Pique sendiri telah menawarkan diri untuk pensiun dari tugasnya di timnas Spanyol jika Federasi Sepakbola Spanyol menganggapnya sebagai "masalah". (Sportmole)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Spanyol Gagal Menang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino: Bukan Kabar Duka, Tak Ada yang Meninggal
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks