Suara.com - Ricardo Carvalho mendapatkan kabar yang kurang menggembirakan. Pasalnya, mantan bek Real Madrid dan Chlelsea ini telah divonis tujuh bulan penjara oleh pengadilan Spanyol atas tuduhan penggelapan pajak.
Carvalho yang saat ini masih bermain sebagai bek klub Liga Super Tiongkok bersama Shanghai SIPG disebut tidak membayar pajak hak citra pada 2011 dan 2012. Penyelewengan tersebut terjadi ketika Carvalho masih berseragam Madrid.
Selain dihukum penjara, Carvalho juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar 128 ribu poundsterling atau sekitar Rp2,2 miliar, setelah jaksa penuntut umum semula menuntut hukuman penjara 12 bulan dan denda 269 ribu pounds atau sekitar Rp4,7 miliar.
Namun, pengadilan Spanyol menganggap tuntutan itu "tak proporsional", karena Carvalho telah akui kesalahannya dan mengembalikan sejumlah yang diduga telah digelapkan, sekitar 488.500 pounds atau sekitar Rp8,6 miliar.
Meski demikian, pemain berusia 39 tahun itu tampaknya tidak akan menghabiskan hukuman dipenjara. Pasalnya, undang-undang di Spanyol menyebutkan hanya tersangka non kriminal dengan ancaman paling sedikit dua tahun penjara saja yang bakal ditahan.
Carvalho sempat memenangkan gelar Liga Champions bersama FC Porto. Setelah itu dia pindah ke Stamford Bridge dan menghabiskan waktu tiga musim di Chelsea sebelum bergabung di Real Madrid hingga 2012. Ia juga ikut membawa Portugal meraih gelar juara Piala Eropa 2016. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026