Suara.com - Liga 1 2017 telah memasuki babak akhir. Setiap tim kini tengah berusaha mendapatkan poin demi mendapatkan tempat terbaik di klasemen akhir Liga 1.
Salah satu tim yang saat ini sedang berjuang untuk masuk ke lima besar adalah Persija Jakarta. Kapten Persija Ismed Sofyan mengaku empat laga sisa dijadikannya sebagai partai final, untuk bisa menembus lima besar.
"Kami harus intropeksi diri. Harus fokus di empat game ke depan. Empat laga lagi butuh poin semoga bisa finis di lima besar, Itu harapannya," kata Ismed, Kamis (19/10/2017).
Sebagaimana diketahui, Macan Kemayoran saat ini masih berada di posisi enam klasemen sementara Liga 1 dengan torehan poin 49, dari 30 pertandingan. Tertinggal empat poin dari Madura United yang berada di atasnya.
Namun, bukan perkara mudah bagi Persija untuk bisa meraup poin penuh di empat laga sisa. Pasalnya, lawan yang bakal dihadapi oleh Ismed Sofyan dan kawan-kawan cukup berat.
Sebut saja Persib Bandung yang akan menjadi lawan Persija pada 3 November 2017 mendatang, dan sang pemuncak klasemen Bhayangkara FC pada pekan terakhir Liga 1.
"Semua laga sisa susah. Terutama Borneo. Karena kami akan menghadapi kondisi seperti di Jayapura. Tekanan sangat tinggi di sana. Tapi kita akan usaha semoga tidak kehilangan poin lagi dalam laga away. Belajar dari away Jayapura, laga away berikutnya harus persiapkan diri. Baik pribadi maupun tim," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, Persija memang harus menelan kekalahan saat dijamu oleh Persipura di Stadion Mandala, Papua, Rabu (18/10/2017). Pada pertandingan itu Persija menelan kekalahan dengan skor telak 0-3.
"Home harus sapu bersih, away minimal 1 poin. Kalau kita bisa di lima besar akan sangat bagus," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan