Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, berharap anak asuhnya segera bangkit dari keterupurukan. Kondisi itu pasca kekalahan memalukan di kandang sendiri dari PSM Makassar pada pekan ke-30 Liga 1, Kamis (19/10/2017).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Evan Dimas dan kawan-kawan menyerah 0-2. Dua gol tim tamu dicetak Willem Jan Pluim, menit ke-48, dan M. Rahmat pada menit 51.
McMenemy pun meminta anak-anak The Guardian--julukan Bhayangkara--melupakan kekalahan tersebut dan fokus menghadapi laga selanjutnya.
Di pertandingan berikutnya, sejatinya Bhayangkara dijadwalkan lakukan lawatan ke markas Madura United pada, Senin (23/10/2017).
Namun, laga ini ditunda menyusul sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap MU. Komdis PSSI menjatuhkan hukuman dua laga kandang usiran bagi pasukan Gomes de Olivera.
Hal ini lantaran kericuhan yang dilakukan suporter Laskar Sape Kerrab--julukan MU--saat menghadapi Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Jumat (13/10/2017) lalu.
Sebagai penggantinya, anak-anak Bhayangkara dijadwalkan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Patriot pada, Jumat pekan depan.
"Mengecewakan memang harus kalah di kandang. Apalagi melawan pesaing terdekat kita. Tapi kami harus tetap fokus untuk laga selanjutnya. Laga selanjutnya adalah target utama kami," kata McMenemy usai pertandingan melawan PSM.
Kesempatan Bhayangkara untuk tetap di posisi puncak cukup terbuka saat berhapadan dengan Persela. Tim asuhan Aji Santoso itu baru saja menelan kekalan telak dari Borneo dengan skor 2-4.
Baca Juga: Batal Main di SUGBK Lawan Persib, Ini Respon Dirut Persija
Selain itu, bermain di kandang jadi modal bagi mereka untuk memenangi pertandingan. Tidak hanya itu, motivasi menjadi juara Liga 1 jadi tambahan semangat anak-anak Bhayangkara.
"Kami banyak mengambil pelajaran di pertandingan lawan PSM. Tentunya kami akan banyak introspeksi. Sebab, semakin hari pertandingan akan semakin ketat. Semua tim yang mempunyai peluang juara pasti akan bermain ngotot," ujarnya.
Foto: Pertandingan Liga 1 antara Bhayangkara FC vs PSM Makassar di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (19/10/2017). [Dok. Bhayangkara FC]
Margin poin yang hanya selisih satu dari PSM, membuat Simon harus ektra keras untuk meracik komposisi yang tepat saat melawan Persela.
Pelatih asal Skotlandia itu pun menyebut, kans timnya untuk menjadi juara masih terbuka.
Saat ini Bhayangkara FC masih berada di posisi puncak klasemen dengan torehan 59 poin. Di bawahnya ada PSM Makassar yang mengoleksi 58 poin.
Pada posisi ketiga ada Persipura Jayapura yang telah mengumpulkan 56 poin, disusul kemudian oleh Bali United yang terpaut satu poin.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional