Suara.com - Melakoni laga kandang terakhirnya di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (25/10/2017), kemenangan berhasil diraih PS TNI. Menghadapi Sriwijaya FC, klub berjuluk The Army menang tipis dengan skor 2-1.
Pertandingan antara kedua tim berlangsung ketat sejak peluit kick-off dibunyikan. Kerasnya laga di sepanjang 30 menit pertama membuat Sriwijaya melakukan dua pergantian pemain.
Yu Hyun Koo digantikan Hapit Ibrahin, sedangkan posisi penjaga gawang diserahkan Sandy Firmansyah ke Dikri Yusron.
Pergantian pemain tersebut ternyata mengubah intensitas permainan tim tamu. Alhasil, PS TNI berhasil membuka keunggulan di menit 41 lewat tandukkan Elio Martins.
Unggul satu gol, kerugian justru dialami The Army. PS TNI harus bermain dengan 10 orang setelah Safrial Irfandi diganjar kartu merah setelah menarik jersey pemain Sriwijaya, Alberto 'Beto' Goncalves. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Unggul jumlah pemain gagal dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu. Memasuki menit 65, gawang Laskar Wong Kita kembali bergetar. Adalah Wawan Febrianto, menyambut umpan Abduh Lestaluhu, yang sukses menggandakan keunggulan bagi tuan rumah.
Di menit 75, Sriwijaya akhirnya mampu memangkas jarak menjadi 2-1 lewat gol Airlangga Sucipto. Akan tetapi di sisa waktu pertandingan, Laskar Wong Kito gagal menyeimbangkan papan skor.
Dengan tambahan tiga poin, PS TNI berhasil menjauh dari zona degradasi. Mengantongi 36 poin, The Army yang masih menempati posisi 15 kini unggul tujuh poin dari penghuni teratas zona merah, Semen Padang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan