Suara.com - PS Barito Putera ditahan imbang tamunya Bali United dengan skor 1-1 pada lanjutan kompetisi Gojek-Traveloka Liga 1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (25/10/2017).
Tim Barito Putera yang sudah unggul pada babak pertama atau menit ke-17 harus tertunduk lesu saat masa akhir babak kedua atau menit ke-90+2 karena mengalami kebobolan.
Penentu gol dari Bali United adalah stiker jangkungnya Sylvano Dominique Comvalius yang mendapat umpan silang dari Taufiq, tendangan volinya tak mampu ditahan kiper Barito Putera Aditya Harlan.
Gol penentu imbang dari Sylvano ini mematahkan Barito Putera yang ingin balas dendam karena sebelumnya di kandang Bali United kalah 4-0.
Barito Putera sebelumnya unggul atas tim Bali United yang bercokol diurutan teratas klasemen sementara liga tersebut lewat gol yang disarangkan William Lira Sousa pada menit ke-17.
William Sousa berhasil menyarangkan gol ke gawang Bali United tersebut setelah lepas dari jebakan offside mendapat umpan lambung Nazar Nurzaidin.
Dengan tendangan kaki kirinya, William Sousa berhasil memperdaya kiper Bali United Wawan Hendrawan.
Selama jalannya pertandingan 90 menit itu, tim Barito Putera yang dimotori pemain Timnas Rizky Rizaldi Pora cukup gencar melakukan serangan, bahkan beberapa kali hampir menuai gol.
Tim Bali United yang merasa tertekan beberapa kali juga melakukan serangan balik, namun kuatnya tembok pertahanan Barito Putera yang dijaga Hansamu Yama Pratama hingga menit ke-90 tidak dapat dijebol.
Namun pada pertambahan waktu tiga menit itu, tim Bali United dapat mencuri gol, hingga hasil akhir berubah imbang 1-1.
Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menyatakan, pertandingan melawan Barito Putera ini sangat melelahkan timnya, sebab faktor cuaca sangat tidak begitu bersahabat.
"Saya mencatat, cuaca panas saat pertanding ini mencapai 34 drajat celcius, hingga melelahkan pemain kita," paparnya.
Dia mengakui, target datang ke Stadion 17 Mei Banjarmasin ini adalah dapat poin penuh atau kemenangan.
"Tapi hasil seri ini juga patut disyukuri, sebab tim kita sempat di bawah tekanan lawan, tapi bisa membalas gol," paparnya.
Sementara itu, pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago menyatakan, hasil akhir 1-1 ini merupakan hal yang tidak diinginkan, ketidak fokusan para pemainnya dibabak akhir menjadi bencana.
"Ini jadi pelajaran kita, perlu fokus sepanjang permainan, sebab kapan saja akan terjadi hal yang tidak diinginkan," paparnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Justru Dukung Bulgaria Juara FIFA Series 2026
-
Tampil Gemilang Bersama Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas Merendah
-
Pelatih Bulgaria Soroti 2 Pemain Timnas Indonesia Sebagai Ancaman
-
Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Usung Misi Gila
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Bulgaria Hadapi Masalah Jelang Final FIFA Series 2026, Keuntungan untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Geram Ramadhan Sananta Dihujat, Samakan Eks PSM dengan Giroud
-
Kevin Diks Percaya Diri Tantang Bulgaria, Timnas Indonesia Targetkan Sejarah Baru
-
Ini Alasan Mauro Zijlstra Dicoret John Herdman Digantikan Jens Raven
-
Ramadhan Sananta Dihujat Netizen, John Herdman Justru Samakan dengan Olivier Giroud