Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana akan menggunakan wasit asing asal Jepang di pertandingan pekan terakhir Liga 1. Hal itu mengingat bakal tingginya tensi pertandingan di pekan terakhir Liga 1.
Tingginya tensi laga pada pekan terakhir itu dikarenakan ketatnya persaingan untuk memperebutkan gelar juara di Liga 1. Tidak hanya itu, perebutan posisi di papan bawah klasemen pun tak kurang ketatnya, mengingat masih ada satu tim lagi yang belum dipastikan terdegradasi.
Chief Operation Officer PT LIB, Tigor Shalomboboy mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut. Menurutnya, PT LIB berencana akan menggunakan wasit asing untuk pertandingan-pertandingan yang dianggap krusial.
"PSSI pastinya meminta wasit yang kualitasnya baik dan berlisensi FIFA. Dalam satu pekan ke depan, akan ada satu paket wasit dari Jepang. Ini akan kami pasang pada pertandingan krusial di akhir musim," kata Tigor, dalam diskusi bersama PSSI Pers, Senin (30/10/2017).
Selain perangkat pertandingan, jadwal laga sendiri pun akan diperhatikan. Nantinya, jadwal pertandingan krusial akan digelar secara bersamaan guna menghindari potensi terjadinya kecurangan.
"Untuk tim-tim yang masih punya peluang juara, kami akan mainkan di tanggal, hari, serta jam yang sama. Semua tim tidak ada alasan untuk menolak hal tersebut," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123