Suara.com - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts tidak tertarik menanggapi soal pencapaian pelatih Bali United yang mampu membuat klub tersebut perkasa sehingga menjadi pesaing tim "Juku Eja" menjuarai kompetisi Liga 1 Musim 2017.
Robert Rene Alberts di Makassar, Jumat, mengatakan dirinya tidak tertarik memerhatikan kinerja pelatih lain dan lebih fokus untuk bagaimana meningkatkan kemampuan tim asuhannya demi pencapaian terbaik ke depan.
"Saya tidak lihat (sosok Widodo C Putro), saya hanya fokus pada tim sendiri dan berharap antusias tim yang terjaga hingga kini," katanya menanggapi keberhasilan mantan pemain timnas tersebut menjaga asa Bali United menjuarai Liga 1.
Ia menjelaskan, dirinya memiliki pekerjaan sendiri dan tidak sempat memperhatikan kinerja dari pelatih tim lain.
"Saya lihat tim kami ini lebih senang, saya juga lumayan senang. Para pemain juga dalam kondisi siap dan akan tampil habis-habisan saat menghadapi Bali United di Mattoanging Makassar," ujarnya.
Mengenai pentingnya laga ini, dirinya mengakui memang harus dan wajib dimenangkan. Dirinya juga meminta setiap pemain harus menampilkan kemampuan terbaik dan menjaga mental juara.
Pihaknya juga mengaku tidak akan memberikan sanksi bagi pemain yang tampil buruk dan jauh dari harapan karena justru akan membuat pemain terbebani.
PSM sebagai tuan rumah juga terus fokus mematangkan strategi agar bisa meraih kemenangan saat menjamu Bali United di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, 6 November 2017.
"Jika bermain buruk maka tentu siap-siap diganti dengan pemain yang lain. Kami meminta pemain untuk fokus selama pertandingan dan menjaga motivasi untuk memenangkan pertandingan," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien