Suara.com - Manajer Bhayangkara FC Sumardji membantah adanya cara kotor terkait perolehan timnya meraih gelar juara Liga 1 20117. Menurutnya, timnya meraih gelar juara dengan cara yang fair play serta menjunjung tinggi nilai sportifitas.
Anggapan buruk tersebut muncul setelah Bhayangkara FC diputuskan menang dengan skor 3-0 dari Mitra Kukar, Jumat (3/11/2017). Keputusan itu dari Komisi Disiplin PSSI terkait sanksi kepada Mitra Kukar karena memainkan Mohamed Sissoko yang sedang menjalani hukuman.
"Saya luruskan, berkaitan dengan berita yang berkembang negatif terhadap capaian Bhayangkara, saya akan luruskan. Bahwa yang disampaikan itu tidaklah benar," kata Sumardji, Sabtu (11/11/2017).
Selama satu musim pertandingan, anak-anak The Guardian, julukan Bhayangkara, telah mengantongi 22 kemenangan, dua kali seri, dan kalah sembilan kali.
Adapun, target awal kompetisi dari Bhayangkara adalah bertengger di lima besar Liga 1. Suamrdji pun tidak menyangka bahwa timnya bisa mendapatkan gelar juara.
"Masyarakat mungkin hanya mencibir karena kami klub seumur jagung, tapi memiliki prestasi yang sangat besar. Apapun yang kami perbuat tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Itu perlu disampaikan biar semua respek terhadap kekalahan dan kemenangan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey