Suara.com - Manajemen Perseroan Terbatas Persaudaraan Sepakbola Makassar yang menaungi tim "Juku Eja" mendukung regulasi atau format sebelumnya terkait penggunaan "marquee player" pada kompetisi musim depan.
CEO PT PSM, Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa (14/11/2017), mengatakan dirinya justru tidak setuju jika regulasi selalu berubah yang membuat tim bingung.
"Tidak usah kembali ke format yang lalu-lalu. Apalagi format sebelumnya yang menggunakan "marquee player" memang bagus karena dapat mengangkat derajat persepakbolaan Indonesia karena dengan marquee player, maka tim akan berusaha mencari pemain bintang," ujarnya.
Ia menjelaskan, regulasi tiga pemain asing ditambah satu pemain asia yang diterapkan di kompetisi musim 2017 dinilai sudah berjalan baik sehingga patut untuk dipertahankan.
Itu bisa dilihat dari pertandingan yang lebih menarik dan ketat dalam setiap laga. Pihaknya mengaku jika selalu mengalami perubahan memang membuat tim bingung.
Pada kompetisi musim ini, tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan itu mememiliki marquee player bernama Wiljam Pluim.
Pemain ini begitu besar kontribusinya sehingga membuat manajemen langsung bergerak cepat menyodorkan perpanjangan kontrak yang akan berakhir higga 2021 mendatang.
"Dengan regulasi marquee player itu maka klub akan mencari pemain berkualitas dan nama besar sehingga suasana kompetisi lebih riuh lagi. Jadi saya kira tidak perlu dirubah lagi karena sudah pas," jelasnya.
Meski demikian, dirinya juga mengakui jika ada beberapa hal yang memang perlu dilakukan perubahan seperti halnya penggunaan pemain U-23.
"Dulu kita diminta mencari peman U-23 namun sekarang kan sudah ketemu. Para pemain U-23 kita juga sudah tampil reguler pada kompetisi lalu," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?