Suara.com - Tim nasional Indonesia kembali menggunakan Stadion Patriot, Bekasi, sebagai homebase untuk melakoni laga persahabatan. Kali ini giliran Timnas Guyana yang akan menjajal kemampuan anak asuh Luis Milla Aspas di Stadion Patriot, Sabtu (25/11/2017).
Semula pertandingan kedua negara digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Namun, PSSI memutuskan memindahkannya ke Stadion Patriot dengan berbagai pertimbangan, diantaranya terkait kualitas rumput Stadion Wibawa Mukti.
Sebagaimana diketahui, selain sudah digunakan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Suriah U-23 pekan lalu, lapangan Stadion Wibawa Mukti juga digunakan untuk latihan bagi Hansamu Yama dan kawan-kawan.
Terkait pemindahan ini, Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan, tidak terlalu mempermasalahkannya.
Bahkan, dia bersyukur dipindah agar pertandingan tidak terganggu dengan permasalahan buruknya rumput Stadion Wibawa Mukti karena sering dipakai.
"Tak masalah, karena lapangan Wibawa Mukti kami pakai setiap hari. Kami takutkan lapangan semakin rusak dan tidak bagus. Nanti pertandingan tidak berjalan baik, Coach Luis menyambut ini dengan baik," kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (22/11/2017).
Saat ini, skuat Garuda Muda masih berada di Cikarang. Rencananya, Kamis (23/11/2017) besok, baru akan memulai latihan di Stadion Patriot.
Laga melawan Guyana jadi uji coba ketiga bagi Timnas Indonesia pada bulan November. Sebelumnya, Timnas Indonesia dua kali takluk dari Suriah dengan skor 2-3 dan 0-1.
Baca Juga: Target Melonjak, Persija Tambah Pemain Berkualitas, Siapa Saja?
Berita Terkait
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berjuang untuk Terhindar dari Zona Degradasi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Singkirkan Club Brugge, Diego Simeone Sebut Atletico Madrid bak Tim yang Terlahir Kembali
-
Tinggal Dewa United! Jan Olde Siap Bawa Harapan Indonesia di Asia
-
Kaltim Siapkan Tiga Stadion untuk Piala AFF U-17 2026
-
Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Klaim Inter Milan Sudah Berikan Segalanya
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion