Suara.com - Bomber andalan Bali United, Sylvano Dominique Comvalius dipastikan tidak akan lagi memperkuat Serdadu Tridatu untuk musim depan. Pemain asal Belanda itu memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya.
Topskor Liga 1 2017 itu mengakui keputusannya meninggalkan Bali United sudah tepat. Sang pemain berencana melanjutkan kariernya di luar Indonesia.
"Setelah satu musim yang hebat di mana saya memberikan segalanya untuk Bali United. Saya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Bali United, tapi itu setelah adanya pembicaraan dengan Yabes Tanuri (CEO Bali United). Saya memutuskan untuk pergi ke luar Indonesia, itu keputusan terbaik buat saya," kata Comvalius di akun Instagram miliknya.
Ia menambahkan bahwa Bali United adalah rumah kedua baginya. Oleh karenanya Comvalius mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepadanya.
"Terima kasih untuk Bapak Yabes dan Pieter Tanuri yang memberikan saya kesempatan main di Indonesia. Terima kasih juga untuk staff, pemain, dan seluruh orang yang bekerja untuk Bali United," tambahnya.
Torehan luar biasa diraih oleh Comvalius selama satu musim Liga 1 2017. Selama gelaran Liga 1, pemain bernomor punggung 99 itu telah mencetak 37 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak di Liga 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan