Suara.com - Kembalinya Persebaya Surabaya ke Liga 1 tentunya menjadi magnet tersendiri bagi pecinta sepak bola di Indonesia. Selain itu, dua klub lainnya yang juga ikut promosi, yakni PSIS Semarang dan PSMS Medan, pun dikenal memiliki sejarah bagus di sepak bola Tanah Air.
Ketiga klub tersebut pernah merasakan menjadi raja di kasta teratas liga Indonesia sebelum terdegradasi. Tidak hanya itu, ketiganya juga diketahui merupakan klub era perserikatan, yang artinya tergolong di antara tim yang mengawali bergulirnya kompetisi di Indonesia.
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, berharap kehadiran ketiga tim tersebut mampu memberikan nilai tambah tersendiri bagi Liga 1 musim depan. Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, juga yakin Liga 1 2018 bakal lebih menarik.
"Kita berharap kehadiran tiga klub yang promosi ini memberikan nilai tinggi di kompetisi Liga 1 tahun 2018 dalam hal kualitas kompetisi, dalam hal industrialisasi sepak bola di liga profesional," kata Jokdri, saat ditemui di Jakarta, Kamis (30/11/2017).
"Saya kira dua hal itu yang ingin kita wujudkan setelah Indonesia mengalami masa-masa sulit. Di 2018 dan seterusnya, ini menjadi tanda-tanda yang menggembirakan bagi kita semua," tambahnya.
Dengan kembalinya ketiga klub tersebut, Liga 1 memang banyak diprediksi bakal lebih menarik. Sejauh ini, sudah ada beberapa klub era perserikatan yang berkompetisi di Liga 1, antara lain yakni PSM Makassar, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, serta Persela Lamongan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi