- Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Sari Yulianti, menyatakan kesiapan organisasinya memperkuat perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029.
- Pernyataan tersebut disampaikan Sari Yulianti di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada hari Minggu, 13 September 2026.
- Kosgoro 1957 menginstruksikan seluruh kadernya untuk melaksanakan aksi konkret dan hadir langsung di tengah masyarakat demi mencapai kemenangan partai.
Suara.com - Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 siap menjadi daya gedor Partai Golkar dalam Pemilu 2029.
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Sari Yulianti, mengatakan seluruh gerakan lembaga yang dipimpinnya siap menjadi amplifier bagi Partai Golkar.
“Seluruh gerakan lembaga Kosgoro 1957 itu adalah untuk menjadi amplifier bagi Partai Golkar,” kata Sari di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (13/9/2026).
Menurut Sari, langkah tersebut merupakan implementasi dari arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
“Kita mengimplementasikan dan menerjemahkan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ujarnya.
Bendahara Umum Partai Golkar itu tidak menyebut secara spesifik arahan Bahlil kepada Kosgoro 1957 dalam menghadapi Pemilu 2029.
Namun, ia memastikan setiap partai politik dalam pemilu menginginkan kemenangan dan mendulang perolehan suara.
“Target khusus? Ya semua kan pengin menang,” kata Sari.
Dalam sambutan pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957, Sari menekankan agar seluruh anggota mampu berperan di tengah masyarakat melalui aksi konkret sebagai wujud Tri Dharma Kosgoro.
“Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti pada struktur. Kita harus hadir dan dekat dengan rakyat melalui program-program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Karena itu, Sari meminta anggota Kosgoro 1957 untuk selalu hidup berdampingan dengan rakyat, berkontribusi secara nyata, serta mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat.
“Kader Kosgoro 1957 harus hidup bersama rakyat, berkarya, dan mengabdi untuk rakyat,” ucapnya.
Di sisi lain, konsolidasi melalui Mubes dinilai penting bukan hanya untuk memperkuat kelembagaan, tetapi juga meningkatkan daya dukung terhadap Partai Golkar menuju Pemilu 2029.
“Seluruh gerakan lembaga Kosgoro 1957 itu adalah untuk menjadi amplifier bagi Partai Golkar. Semua, apa pun itu,” jelas Sari.
Wakil Ketua DPR RI itu berharap Mubes Kosgoro 1957 menghasilkan evaluasi, program kerja, target konsolidasi, serta kepemimpinan yang kuat dan kredibel untuk menjalankan agenda organisasi secara progresif dan terukur.
“Saya berharap Mubes ini menghasilkan langkah nyata untuk memperkuat organisasi secara struktural maupun fungsional,” tandas Sari.