Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan tenggat waktu pada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hingga Senin (11/12) untuk menyerahkan laporan pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewabroto seusai meninjau progres venue Asian Games di Palembang, Sumsel, Kamis, mengatakan pihaknya akan mengingatkan kembali PSSI pada Jumat (8/12) tentang hal ini.
"Kami akan mengingatkan kembali PSSI besok. Setidaknya batas waktunya hingga Senin," kata Gatot.
Ia menjelaskan, desakan ini diberikan karena Kemenpora mengagendakan akan mengevaluasi kompetisi profesional yang diselenggarakan PSSI.
Selain itu, Kemenpora juga berencana mengevaluasi para pemain Tim Nasional.
"Untuk mengevaluasi tentunya kami butuh data dari PSSI. Syukur-syukur, data yang dikirimkan itu lengkap," kata dia.
Menurutnya, PSSI sepatutnya sudah menyelesaikan laporan tersebut karena liga sendiri sudah berlalu sejak beberapa pekan lalu.
Sebelumnya, Kemenpora sempat menegur PSSI terkait jalannya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mengingat adanya persepsi negatif dari masyarakat terkait beberapa keputusan kontroversial PSSI saat berlangsungnya liga.
Gatot mengatakan bahwa evaluasi ini tak lain untuk meningkatkan kualitas liga profesional di Tanah Air. Jangan sampai, setelah vakum dan kini digulirkan kembali justru lebih bobrok dibandingkan sebelumnya.
"Saya belum bisa bicara banyak soal liga yang sudah dijalankan PSSI. Intinya kami meminta laporan segera dikirimkan," ujar Gatot. (Antara)
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis