Suara.com - Sriwijaya FC memenuhi undangan mengikuti turnamen di Vietnam pada Januari mendatang untuk dijadikan ajang uji coba sebelum berkompetisi di Liga 1/2018.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan di Palembang, Rabu (20/12/2017), mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi secara lisan dengan otoritas penyelenggara turnamen untuk memastikan keikutsertaan.
"Undangan dikatakan akan menyusul. Yang jelas, mereka ingin memastikan apakah Sriwijaya ikut atau tidak," kata mantan pelatih T-Team Malaysia ini.
Menurut RD, sapaan akrabnya, keikutsertaan pada turnamen ini menjadi salah satu pertimbangan apakah nantinya Sriwijaya FC akan ambil bagian di Piala Presiden 2018.
"Seperti yang pernah saya katakan, jika Piala Presiden digelar di akhir Januari maka akan dipikirkan, tapi jika di awal Januari sudah dipastikan Sriwijaya tidak bisa ikut karena belum masuk fase uji coba," kata RD.
Sebagai alternatif, Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat mengatakan klub juga mengagendakan uji coba dengan klub asal Malaysia sesuai harapan pelatih Rahmad Darmawan.
Uji coba ini mutlak harus dilakukan untuk mematangkan kesiapan tim sebelum mengarungi kompetisi Liga 1/2018 yang diperkirakan akan bergulir pada Februari.
"Memang ada rencana dari pelatih untuk uji coba dengan tim asal Malaysia, karena dia punya banyak teman di sana. Bagi Sriwijaya tidak ada masalah, jika memang bisa akan diusahakan," kata Ucok.
Sriwijaya FC menjadi klub yang paling sibuk dalam masa persiapan Liga 1 musim depan.
Dimulai dengan lebih awal menggelar latihan perdana yakni pada 4 Desember lalu, tim asal Sumsel ini juga mendatangkan sejumlah bintang di antaranya pemain terbaik AFC 2017 Manuchehr Jalilov dan duo Mali yakni Makan Kanote dan Mohammadou Ndiaye, dan tak kalah penting telah menggaet pelatih Rahmad Darmawan.
Sementara itu, Piala Presiden 2018 dipastikan akan digelar kembali untuk ajang pemanasan menjelang bergulirnya Liga 1. Turnamen pramusim itu dijadwalkan dimulai pada Januari 2018 yang diperkirakan bakal diikuti 20 klub. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan