Suara.com - Persib Bandung kembali harus merogoh kocek menyusul kelakuan suporter setianya, Bobotoh. Setelah menjadi salah satu tim yang paling banyak membayar denda di sepanjang gelaran Liga 1 2017, di awal tahun 2018 ini Maung Bandung kembali diharuskan membayar denda.
Sanksi berupa denda tersebut dijatuhkan oleh Panitia Disiplin (Pandis) Piala Presiden 2018. Hukuman tersebut diberikan menyusul ulah para suporternya yang menyalakan flare dan laser saat menghadapi PSMS Medan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (21/1/2018). Dalam pertandingan itu, Persib dipermalukan PSMS dengan dua gol tanpa balas.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor KD004-22012018 yang dikeluarkan oleh Pandis. Dalam surat yang ditandatangani ketua Pandis, Togi Hamonangan Lingga, Maung Bandung diharuskan membayar denda sebesar Rp10 juta.
"Merujuk kepada Pasal 63 Ayat (1) serta lampiran pasal 72 Kode Disiplin PP, Klub PERSIB Bandung diberikan hukuman denda sebesar Rp. 10.000.0000,- (sepuluh juta rupiah), karena pelanggaran terhadap Pasal 63 Ayat (1) Kode Disiplin PP," bunyi poin pertama surat keputusan Pandis Piala Presiden 2018 seperti dikutip dari situs resmi Persib Bandung, persib.co.id.
Persib Bandung sendiri sudah dipastikan gagal melaju ke babak delapan besar Piala Presiden 2018. Bertindak sebagai tuan rumah Grup A, Persib hanya mampu finis di posisi tiga klasemen setelah membukukan satu kemenangan dan dua kekalahan dari tiga laga.
Berita Terkait
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Pelatih Persib Beri Peringatan Tegas untuk Mariano Peralta: Jangan Beraksi Sendirian
-
Akademi Persib Kembali ke Final Gothia Cup 2026, Putri Tangsel City Ukir Sejarah
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
-
Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bedak Warna Natural Beige Sebenarnya Cocok untuk Jenis Kulit Apa Sih?
-
Sunscreen Somethinc Holyshield untuk Kulit Apa? Intip Kelebihan dan Review Pembeli
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo