Suara.com - Leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2018 menjadi mimpi buruk bagi PSMS Medan. Bertindak sebagai tuan rumah, tim besutan Djajang Nurdjaman dibantai Persija Jakarta dengan skor telak 4-1.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (10/2/2018), Legimin dan kawan-kawan tak berkutik menghadapi serbuan Macan Kemayoran yang dimotori bomber anyar mereka, Marko Simic.
Simic sukses membukukan hattrick di pertandingan itu. Tiga gol pemain asal Kroasia tersebut masing-masing dicetak di menit ke-3, 11 dan menit ke-73.
Pemain asing Persija lainnya, Jaimerson Da Silva, menyumbang satu gol di menit 14. Sementara satu-satunya gol penghibur bagi PSMS dibukukan oleh Wilfried Yessoh di menit 41.
Kalah telak, Djajang angkat topi buat Persija. Menurutnya, PSMS gagal tampil impresif lantaran konsentrasi pemain terpecah dalam pertandingan.
"Kami akui kekalahan. Selamat persija. Kalah cukup telak, itu tidak boleh terjadi," kata Djajang dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (10/2/2018).
"Kalah pengalaman. Pemain persija yang sarat pengalaman. Kami kemasukan dalam kurun waktu 15 menit, itu juga penyebab kami kalah. Konsentrasi hilang. Permainan tensi tinggi konsentrasi akan pecah," tambahnya.
"Kami sempat bangun dan mengimbangi. Salah pengertian di lini belakang. Pemain kami belum konsisten dan labil. Tekanan penonton tidak terpengaruh," tambahnya lagi.
Mantan pelatih Persib Bandung itu juga memuji performa Simic, yang dalam laga itu menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan PSMS. Menurutnya, pemain 29 tahun itu memiliki naluri mencetak gol yang sangat tinggi.
"Ini rekrutan persija berarti. Cukup berhasil. Punya insting naluri gol tinggi," ujarnya.
Leg kedua semifinal Piala Presiden antara Persija vs PSMS akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Senin (12/2/2018). Di leg kedua, Persija akan bertindak sebagai tuan rumah. Dengan demikian, untuk bisa membalikkan keadaan, PSMS harus mengalahkan Persija 4-0.
Berita Terkait
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Jakarta Tak Dapat Izin, Venue Persija vs Persib Resmi Dipindah ke Samarinda
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Dean Henderson Bangga Crystal Palace Ukir Sejarah ke Final Liga Conference
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda
-
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Dirigen Viking Yana Umar Bilang Begini