Suara.com - Barcelona gagal mengamankan poin sempurna di laga kandang pekan ini. Menjamu Getafe di Camp Nou, Minggu (11/2/2018), Barcelona hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Sejumlah upaya dilakukan pelatih Barcelona Ernesto Valverde untuk meruntuhkan kokohnya tembok pertahanan Getafe di pertandingan itu. Diantaranya dengan mengubah formasi.
Berdasarkan catatan pertandingan, tiga pergantian pemain dilakukan Valverde di rentang waktu 20 menit. Yaitu menarik keluar dua winger, Philippe Coutinho dan Francisco Alcacer di menit 62 dan 63, dan menggantikannya dengan Ousmane Dembele dan sang maestro lapangan tengah, Andres Iniesta.
Namun, hal tersebut tampaknya tidak mampu memenuhi ekspektasi Valverde. Tembok pertahanan Getafe tetap kokoh hingga peluit panjang dibunyikan.
Menanggapi kegagalan Barcelona mengalahkan Getafe di Camp Nou, Iniesta beralasan para penggawa Los Cules kelelahan. Padatnya jadwal dan kesibukan di kompetisi lain seperti Copa del Rey dan Liga Champions menyita perhatian dan menguras tenaga para pemain.
"Ada bulan-bulan sibuk dalam satu musim, dan kami diwajibkan tampil bagus di tiga kompetisi," kata Iniesta usai pertandingan.
"Kami sulit bermain dengan tempo dan kontinuitas seperti biasanya. Getafe memang tim yang sangat sulit ditundukkan. Mereka tidak akan memberi anda ruang untuk mengembangkan permainan," sambungnya sepreti dikutip Soccerway.
"Sulit dan terbukti mustahil (mengembangkan permainan) di sepanjang pertandingan, meski kami berupaya keras hingga akhir laga," tambahnya.
Dengan tambahan satu poin, Los Cules yang kini mengantongi 59 poin tetap bertahan di puncak klasemen sementara La Liga.
Yang diuntungkan dengan hasil imbang Barcelona tersebut adalah Atletico Madrid yang pekan ini kembali memetik kemenangan. Mengantongi 52 poin, tim besutan Diego Simeone kini hanya berjarak tujuh poin dari Barca.
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan