Suara.com - Kelompok suporter Persija Jakarta Jakmania sudah memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018) pagi. Mereka berburu tiket pertandingan final Piala Presiden 2018
Ribuan Jakmania sudah hadir di SUGBK sejak pagi. Loket pembelian tiket secara langsung baru dibuka oleh pihak panitia pada pukul 10.00 WIB.
Namun, belum ada sejam tiket tersebut sudah ludes terjual. Padahal, antrean Jakmania sudah mengular cukup panjang.
Dorong-dorongan pun tidak terhindarkan antara Jakmania dan petugas kepolisian. Sebagian besar Jakmania memaksa masuk ke area SUGBK.
Petugas yang jumlahnya tidak sebanding dengan Jakmania cukup kuwalahan mengamankan suporter setia Persija itu.
Akibat dorong-dorongan, sebagian Jakmania bahkan pingsan dan harus evakuasi oleh petugas.
Pantauan suara.com, dorong-dorongan tidak berlangsung lama. Sebab, petugas mampu mengamankan secara sigap. Koordinator wilayah pun membantu mengamankan Jakmania yang mulai dorong-dorongan.
Tiket yang dijual tidak banyak, hanya 4.000 lembar. Itu tidak sebanding dengan Jakmania hingga diperkirakan sekitar ratusan ribu.
Baca Juga: Motor Penonton Persija vs Bali United yang Parkir Liar Dirobohkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia