Suara.com - Manajemen tim PSM Makassar masih menunggu kedatangan dua pemain baru yang direncanakan bergabung dengan tim "Juku Eja" guna menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2018.
Pelatih Robert Rene Alberts di Makassar, Kamis (22/2/2018), mengatakan dua pemain yang yang dijadwalkan datang adalah pemain naturalisasi Mohammadow Al Hadji serta mantan pemain senior Persijap Jepara.
"Saya tidak tahu pasti soal itu (kedatangan pemain baru). Tapi kemarin Appi (CEO PSM Munafri Arifuddin) memang bilang kedua pemain itu akan datang. Tapi hari ini belum datang dan saya tidak tahu alasannya," kata dia.
Khusus untuk Mohammadow Al Hadji yang sudah lama masuk radar manajemen memang dijadwalkan sudah bisa bergabung dalam latihan PSM Makassar. Namun kenyataannya belum terlhat mengikuti latihan bersama Zulkifli Syukur dan kawan-kawan hari ini.
"Saya tidak mengetahui kenapa belum tiba. Kita tentunya tetap fokus untuk persiapan kualitas tim sebelum berlaga di Liga 1," ujarnya.
Selain tidak mengetahui pasti tidak hadirnya Al Hadji, dirinya juga masih mempertanyakan status pemain yang bersangkutan jika bergabung ke dalam tim.
Apalagi dirinya sejak awal sudah berkomitmen akan lebih dulu menyiapkan berbagai tes bagi pemain yang sudah menjadi warga negara Indonesia tersebut yakni harus tetap mengikuti tes kesehatan, tes fisik, hingga seleksi sebelum diputuskan layak berkostum PSM Makassar.
Mengenai ketegasan pelatih asal Belanda itu untuk melihat sebelum merekomendasikan menyodorkan kontrak bagi Alhadji memang cukup bisa dipahami.
Sebab pemain asal Kamerun itu, kata dia, memang sudah kurang lebih satu tahun tidak merumput atau memperkuat tim profesional. Kondisi itu tentunya akan mempengaruhi kondisi fisik sehingga dinilai perlu untuk melihat secara jelas melalui latihan dan game di lapangan.
Baca Juga: Terdakwa e-KTP: Adik Gamawan Fauzi Pernah Dikasih Ruko
"Kedua belah pihak (manajemen PSM dan agen) bisa saja sudah setuju. Tapi saya sejak awal sudah bilang kalau tidak ada rekomendasi dari saya kontraknya batal. Saya harus lihat fisik dan teknik dia dulu sebelum dikontrak," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan