Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho terlihat akur dengan manajer Chelsea Antonio Conte. Tidak sedikit pun terlihat adanya 'peperangan' diantara dua manajer tersebut.
Seperti diketahui, Mourinho dan Conte sudah beberapa kali terlibat 'perang komentar' di musim ini. Namun, perang kata-kata pahit yang sebelumnya sering mengisi surat kabar tak berbekas kala Manchester United menjamu Chelsea di Old Trafford, Minggu (25/2/2018).
Keduanya bahkan terlihat bertukar senyum saat berjabat tangan. Baik sebelum pertandingan dan setelah laga berakhir. Meski tidak ada kata-kata yang terlontar diantara kedua manajer papan atas tersebut.
"Berjabat tangan tidak membutuhkan kata-kata," tukas Mourinho usai pertandingan.
"Itulah yang saya dan Antonio ingin tunjukkan pada semua orang. Kami bukan lelaki biasa di dunia sepak bola. Kami memiliki sejarah," tambah manajer asal Portugal.
Menghadapi Chelsea, lelaki yang akrab disapa Mou angkat topi buat Conte. Menurutnya, strategi yang diterapkan Conte dan cara bermain Chelsea patut diacungi jempol.
"Kami mengalahkan tim yang fantastis. Mereka (Chelsea) adalah juara musim lalu, mereka adalah tim yang nyaris mengalahkan Barcelona (di leg pertama babak 16 besar Liga Champions)," ujar Mou.
"Mereka memulai pertandingan dengan sangat bagus. Ketika peluang mereka dimentahkan tiang gawang, saya langsung melihat pemain-pemain saya. Apa yang bisa kami lakukan dan siapa yang bisa disalahkan. Itu adalah pergerakan yang sangat indah dan kami gagal menghentikan mereka."
"Kemudian kami mendapat cara untuk menghadapi mereka, yaitu dengan mengendalikan pergerakan Eden Hazard. Willian luar biasa, dialah pemain yang nyaris membunuh kami dengan golya," jelasnya seperti dikutip Soccerway.
Pertandingan antara MU vs Chelsea itu sendiri berakhir dengan kemenangan Setan Merah 2-1. Dua gol MU dicetak oleh Romelu Lukaku dan Jesse Lingard, sementara satu gol The Blues dibukukan oleh Willian.
Berita Terkait
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari