- Federasi Sepak Bola Swedia mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih Graham Potter hingga tahun 2030.
- Potter, yang sebelumnya menangani Chelsea dan West Ham, merasa bangga memimpin timnas Swedia.
- Kontrak baru ini bertujuan membawa Swedia kembali bersaing di turnamen besar sepak bola internasional.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF) mengumumkan bahwa pelatih tim nasional Swedia, Graham Potter, telah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2030.
"Graham Potter memperpanjang masa kepelatihannya bersama tim nasional pria dan sepakat dengan SvFF untuk terus bekerja sama hingga Piala Dunia 2030," demikian pernyataan SvFF melalui situs resmi pada Kamis.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut sebelumnya hanya menandatangani kontrak jangka pendek ketika ditunjuk menangani Timnas Swedia pada Oktober 2025.
Potter dikenal luas setelah meraih kesuksesan bersama Östersunds FK selama tujuh tahun. Setelah itu, ia melanjutkan karier kepelatihannya di Premier League dengan menangani Chelsea dan West Ham United.
Dalam pernyataan yang dirilis SvFF, Potter mengaku bangga dapat terus memimpin tim nasional Swedia dalam beberapa tahun mendatang.
“Bisa melanjutkan peran ini sangat berarti bagi saya. Saya merasakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang besar,” ujar Potter.
Ia juga menilai perpanjangan kontrak tersebut sebagai peluang penting untuk membawa Swedia kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
“Ini hari yang besar bagi saya dan kesempatan luar biasa untuk melakukan sesuatu yang penting ke depannya. Swedia adalah negara sepak bola dengan sejarah membanggakan, tim-timnya pernah mencapai putaran final turnamen besar dan bersaing di sana, dan kami ingin kembali ke level itu,” tambahnya.
Sebelumnya, Swedia mengalami hasil kurang memuaskan pada fase kualifikasi FIFA World Cup di bawah pelatih Jon Dahl Tomasson.
Baca Juga: Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
Situasi tersebut membuat pelatih asal Denmark itu diberhentikan sebelum akhirnya Potter ditunjuk sebagai penggantinya.
Meski begitu, peluang Swedia untuk tampil di Piala Dunia masih terbuka. Mereka dijadwalkan menghadapi Timnas Ukraina pada laga playoff yang akan digelar di Valencia, Spanyol pada 27 Maret.
Jika mampu mengalahkan Ukraina, Swedia akan berhadapan dengan pemenang laga Timnas Polandia melawan Timnas Albania di Stockholm pada 31 Maret.
Tim yang memenangkan pertandingan tersebut akan mengamankan tiket ke FIFA World Cup 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai Juni.
(Antara)
Berita Terkait
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Apa Itu Balas Dendam? Striker PSG Tak Minat
-
Banyak Pemain Top, Pelatih Chelsea Bingung Tentukan Starting Line-up Lawan PSG
-
Joao Pedro: Tahun Pertama Saya di Chelsea Sangat Spesial
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Ini Pesan Umuh Muchtar untuk Pemain Persib Bandung
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan